Menu ✖

Dark Mode
Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

Advertorial

DPRD Proyeksikan PAD Samarinda 2027 Tembus Rp1,5 Triliun

badge-check


					Wakil Ketua II DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda

SAMARINDA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda pada 2027 diproyeksikan memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi dari angka yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot).

DPRD Kota Samarinda memperkirakan PAD tahun depan bisa mencapai sekitar Rp1,5 triliun, sementara usulan Pemkot saat ini berada di kisaran Rp1,2 triliun.

Wakil Ketua II DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda, mengatakan angka Rp1,5 triliun masih merupakan proyeksi awal legislatif. Besaran tersebut akan diuji kembali melalui pembahasan bersama pemerintah daerah dalam penyusunan APBD 2027.

Menurut Ahmad, peluang peningkatan PAD masih terbuka. Sejumlah sektor, termasuk pajak daerah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dinilai masih dapat dioptimalkan.

“Jadi kita punya proyeksi kalau DPRD kota itu kurang lebih Rp1,5 triliun,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi.

Namun, ia mengingatkan peningkatan PAD tidak boleh semata-mata mengejar angka penerimaan. Kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak juga harus menjadi pertimbangan.

“Jangan terlalu besar. Agar kiranya masyarakat itu enggak terbebani dengan pajak-pajak itu,” katanya.

Perbedaan proyeksi tersebut nantinya akan dibahas melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemkot. Pembahasan akan diarahkan untuk memastikan setiap sumber pendapatan memiliki dasar perhitungan yang realistis.

Selain PAD, DPRD juga akan mencermati potensi penerimaan dari Transfer ke Daerah (TKD) yang masih dalam proses pembahasan.

Ahmad menegaskan, seluruh komponen pendapatan harus dihitung secara matang sebelum nota kesepakatan APBD 2027 ditandatangani.

“Jangan sampai nanti sudah nota baru ada perubahan-perubahan,” tegasnya.

Bagi DPRD, target PAD bukan sekadar mengejar angka tinggi. Yang lebih penting, proyeksi tersebut harus mampu dipertanggungjawabkan dan tetap menjaga keseimbangan antara kekuatan fiskal daerah dan kemampuan masyarakat.

Dengan dasar perhitungan yang kuat, APBD 2027 diharapkan tidak hanya memiliki pendapatan yang optimal, tetapi juga mampu menopang pembangunan Samarinda secara berkelanjutan.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Relokasi Jangan Berhenti di Wacana, APBD Harus Punya Jalan Hukum

10 August 2026 - 14:51 WITA

Ketika Rumah Tak Lagi Aman, Negara Harus Berani Memindahkan Warga

10 August 2026 - 14:41 WITA

Teras Samarinda II Diminta Utamakan Kesiapan, Bukan Sekadar Kejar Target Buka

9 August 2026 - 20:09 WITA

Bankeu Belum Cair, DPRD Samarinda Soroti Kepastian Pembiayaan Proyek Pembangunan

8 August 2026 - 14:34 WITA

Dewan Menilai Menara Taman Samarendah Tak Perlu Dibongkar Jika Masih Aman

7 August 2026 - 20:15 WITA

Trending on Advertorial