Menu ✖

Dark Mode
Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut Wakil Walikota Bontang Targetkan Penurunan 30 Persen Angka Kemiskinan di Tahun 2027 Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok

Headline

Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut

badge-check


					Artis Zaskia Adya Mecca ikut bantu padamkan Karhutla di Palangkaraya (ist) Perbesar

Artis Zaskia Adya Mecca ikut bantu padamkan Karhutla di Palangkaraya (ist)

Fasenews.id – Artis Zaskia Adya Mecca menceritakan betapa sulitnya memadamkan api dilahan gambut saat dirinya terjun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Melalui unggahan Instagram Stories, Zaskia bercerita, saat api yang membakar hingga ke bagian dalam tanah membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan penanganan ekstra.

“Alhamdulillah dapat kesempatan hari ini partisipasi memadamkan lahan gambut yang terbakar, berat banget taunya,” ungkap Zaskia yang turun secara langsung bersama para relawan seperti diberitakan detikhot, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, satu titik api harus disiram dalam waktu tertentu dan selang tidak boleh digerakkan sembarangan karena bagian bawah lahan masih terbakar cukup dalam.

“Jadi, madamin satu titik harus ditungguin minimal 2 menit. Selang jangan digoyang-goyangin karena bawahnya masih kebakar cukup dalam,” tuturnya.

Selain membantu pemadaman, Zaskia bersama relawan juga mengunjungi Desa Kanarakan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan dampak kebakaran. Desa tersebut tergolong terpencil, tidak memiliki jaringan sinyal, dan hanya dapat diakses menggunakan sampan.

Zaskia mengaku telah berangkat sejak pukul 05.00 WIB untuk menuju desa tersebut. Perjalanan dilakukan menggunakan sampan di tengah kabut asap sebelum melanjutkan pengecekan kondisi lahan dengan sepeda motor.

Menurutnya, Desa Kanarakan dihuni lebih dari 100 kepala keluarga (KK). Warga juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan karena jarak menuju fasilitas pengobatan terdekat mencapai sekitar tiga jam.

“Ada 100 lebih KK, tadinya pun puskesmas sempat kosong enggak ada nakes, pengobatan terdekat tiga jam. Kita bawa bantuan obat-obatan dari teman-teman semua ya,” tulisnya.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan warga. Hasil peninjauan akan menjadi bahan diskusi bersama relawan dalam menentukan bentuk bantuan jangka panjang.

Zaskia diketahui terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut bersama Rangkul Foundation dan Kita Bisa. Selain membantu memadamkan api, ia turut mewakili penyaluran bantuan bagi warga terdampak dan relawan pemadam karhutla.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 1.481 hektare lahan masih terbakar di berbagai wilayah Indonesia hingga Rabu (21/10/2026).

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar di antara enam provinsi prioritas penanganan karhutla, dengan luasan lebih dari 321 hektare.

Enam provinsi yang menjadi prioritas penanganan karhutla tersebut meliputi Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau.

Di luar enam provinsi tersebut, kebakaran tercatat melanda lebih dari 1.044 hektare lahan. Dari jumlah itu, sekitar 44 hektare telah dipadamkan, sedangkan sekitar 1.000 hektare lainnya masih terbakar.

(Fran)

 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN

22 October 2026 - 12:43 WITA

Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan

9 October 2026 - 08:44 WITA

Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan

24 April 2026 - 09:05 WITA

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim

22 April 2026 - 04:42 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

Trending on Headline