Menu ✖

Dark Mode
Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut Wakil Walikota Bontang Targetkan Penurunan 30 Persen Angka Kemiskinan di Tahun 2027 Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok

Advertorial

Rapat Kerja Teknis DPMPD Kaltim: Mendorong Pemberdayaan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

badge-check


					Puguh Harjanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PM-Pemdes) Kaltim memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Teknis Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat untuk tahun 2024/ Foto: fasenews.id Perbesar

Puguh Harjanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PM-Pemdes) Kaltim memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Teknis Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat untuk tahun 2024/ Foto: fasenews.id

FASENEWS.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Kerja Teknis Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat untuk tahun 2024.

Diselenggarakan di Fugo Hotel Samarinda, kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 6 November 2024 dengan melibatkan beberapa narasumber.

Dalam acara ini, Roedy Haryo Widjono dari Lembaga Nomaden Institute bertindah sebagai moderator, dengan narasumber termasuk Adry Virly Rahman, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran ATR BPN Provinsi Kaltim, Haris Retno Susmiyati, akademisi Fakultas Hukum Unmul, dan Saiduani Nyuk, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kaltim.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat, guna mendukung pembangunan di Kaltim dan Ibu Kota Nusantara.

Diwakili oleh Puguh Harjanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PM-Pemdes) Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam acara ini.

“Saya ucapkan terimah kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini,  Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menunjukkan komitmen kita bersama untuk membangun Masyarakat Hukum Adat melalui Pengakuan dan Perlindungan yang merupakan bagian dari salah satu amanat kontitusi Negara kita,” ungkap Puguh.

Dalam sambutannya, Puguh menyampaikan pentingnya peran masyarakat hukum adat dalam menjaga kelestarian lingkungan, budaya, dan memperkuat tatanan sosial di Kaltim.

“Pemberdayaan masyarakat hukum adat tidak hanya sekadar upaya untuk melestarikan tradisi, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam pembangunan yang berkelanjutan di Kaltim,” tambah Puguh.

Puguh, yang mewakili Sekprov, juga menyatakan bahwa peran pemerintah sangat penting untuk memastikan bahwa program-program yang dilaksanakan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat hukum adat.

Ia berpendapat bahwa pemerintah harus mampu menjadi fasilitator yang handal dalam mendukung pemberdayaan masyarakat hukum adat.

“Pemerintah harus bisa menjadi fasilitator yang baik dalam pemberdayaan masyarakat hukum adat,” ucapnya.

Puguh menutup pernyataannya dengan ajakan kepada semua masyarakat agar mengedepankan komitmen dan melakukan tindakan nyata dalam pemberdayaan masyarakat hukum adat.

“Semoga Rapat Kerja Teknis ini dapat menghasilkan rekomendasi dan langkah-langkah kongkrit yang bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat hukum adat di Provinsi Kaltim,” tutup Puguh. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Relokasi Jangan Berhenti di Wacana, APBD Harus Punya Jalan Hukum

10 August 2026 - 14:51 WITA

Ketika Rumah Tak Lagi Aman, Negara Harus Berani Memindahkan Warga

10 August 2026 - 14:41 WITA

Teras Samarinda II Diminta Utamakan Kesiapan, Bukan Sekadar Kejar Target Buka

9 August 2026 - 20:09 WITA

DPRD Proyeksikan PAD Samarinda 2027 Tembus Rp1,5 Triliun

9 August 2026 - 20:04 WITA

Bankeu Belum Cair, DPRD Samarinda Soroti Kepastian Pembiayaan Proyek Pembangunan

8 August 2026 - 14:34 WITA

Trending on Advertorial