Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

Advertorial

Teknologi Pengolahan Air Laut Jadi Air Tawar, Solusi Baru untuk Kebutuhan di Pesisir Kaltim

badge-check


					Ilustrasi air minum/ Foto: IST Perbesar

Ilustrasi air minum/ Foto: IST

FASENEWS.ID – Kekurangan air bersih di daerah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu masalah yang mendapat perhatian serius.

Sebagai langkah solusi, sekelompok mahasiswa penerima Beasiswa Pertamina sedang mengembangkan teknologi yang dapat mengubah air laut menjadi air tawar yang aman untuk dikonsumsi.

Inovasi ini disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), yang memberikan dukungan penuh terhadap penelitian yang dibiayai oleh Pertamina.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Kaltim memberikan perhatian penuh terhadap proyek ini dan terus memantau perkembangan teknologi tepat guna yang sedang dikembangkan.

Daerah pesisir di Penajam Paser Utara (PPU) menjadi fokus utama dalam penelitian ini.

Noor Agustina, yang merupakan Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) DPMPD Kaltim, mengungkapkan apresiasi atas inovasi ini.

Ia menjelaskan bahwa teknologi ini mengusung prinsip kerja yang sederhana, serta menggunakan bahan-bahan yang dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita.

Dengan biaya rendah dan dampak lingkungan yang minim, teknologi ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir.

Selain menyediakan air bersih, teknologi ini juga memiliki potensi untuk memperbaiki kondisi perekonomian lokal.

“Kami sangat mendukung inovasi ini karena sesuai dengan kondisi daerah. Teknologi ini tidak hanya efektif tetapi juga mudah diadopsi oleh masyarakat. Sebelumnya, teknologi serupa juga diterapkan di Bontang,” ucap Ina sapaan akrabnya.

Tersedianya pasokan air yang cukup memberi peluang bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Ina berharap teknologi ini diproduksi dalam skala besar, sehingga dapat memberi manfaat yang lebih besar pula.

Dengan bantuan teknologi sederhana ini, Pemprov Kaltim optimis dapat menyelesaikan masalah air bersih di pesisir dan mendukung kemajuan ekonomi masyarakat setempat.

“Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir sekaligus menjadi sumber pendapatan jika dipasarkan lebih luas,” terangnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota

20 July 2026 - 05:22 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan

18 July 2026 - 05:07 WITA

Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

17 July 2026 - 05:00 WITA

Soroti SPMB, Anhar Minta Pemerintah Berhenti Sekadar Mengganti Sistem

17 July 2026 - 04:57 WITA

Bukan Sekadar “Pak Ogah”, DPRD Dorong Relawan Lalin Naik Kelas

17 July 2026 - 04:14 WITA

Trending on Advertorial