FASENEWS – Dadan Hindayana resmi dicopot sebagai Badan Gizi Nasional (BGN) oleh presiden Prabowo Subianto. Pencopotanya diumumkan langsung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Dadan menduduki jabatan itu sejak Agustus 2024. Sebelum masuk pemerintahan, Dadan mengajar di Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB dan menekuni bidang entomologi atau ilmu yang mempelajari serangga.
Dadan dikenal sebagai entomologis Indonesia dari kampus IPB. Di dunia akademisi, nama Prof Dadan cukup terkenal. Karya tulisnya kerap masuk dalam jurnal-jurnal science.
Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967 itu menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990. Sebelum melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, dan meraih gelar doktor dari Leibniz University Hannover pada 2000.
Karier Dadan banyak dihabiskan di lingkungan IPB. Sejak 1992, dia mengajar di Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB dan aktif melakukan berbagai penelitian terkait hama pertanian serta ekologi serangga.
Di kampus tersebut, Dadan juga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB hingga Direktur ad interim Kerja Sama IPB.
Pada 19 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo melantik Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Lembaga baru yang dibentuk untuk memperkuat kebijakan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.
Sebagai Kepala BGN, Dadan mengemban tugas mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
Hingga Juni 2026, Dadan telah menjabat sebagai Kepala BGN selama sekitar satu tahun sembilan bulan.
(*)











