Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Sri Puji Apresiasi Sekolah Rakyat sebagai Solusi Pendidikan Inklusif

badge-check


					Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist) Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Program Sekolah Rakyat yang akan segera diluncurkan di Kota Samarinda mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD, Sri Puji Astuti.

Ia menilai, inisiatif ini merupakan langkah inovatif yang menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan mereka yang putus sekolah.

“Banyak anak tidak bisa melanjutkan pendidikan bukan karena kurang semangat, tapi karena tekanan ekonomi dan minimnya dukungan struktural. Sekolah Rakyat hadir untuk menjembatani itu,” ujar Puji.

Program ini dirancang untuk menampung 100 siswa di tahap awal, dengan lokasi di Kecamatan Palaran. Berbeda dari sekolah konvensional, Sekolah Rakyat mengusung pendekatan inklusif dan pembiayaan penuh dari pemerintah.

Tak hanya memberikan pendidikan formal, sekolah ini juga fokus pada pengembangan keterampilan hidup, pembinaan karakter, dan penanaman nilai sosial.

“Ini bukan sekadar sekolah gratis. Ini ruang pembinaan dan pemberdayaan. Pendidikan yang lahir dari empati,” tegasnya.

Puji juga menekankan pentingnya keterlibatan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan dalam proses seleksi siswa agar program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Ia berharap program ini bisa menjadi model pendidikan alternatif yang diadopsi di kecamatan-kecamatan lain di Samarinda.

“Kita perlu membuka ruang belajar yang fleksibel dan berpihak pada mereka yang tercecer dari sistem. Sekolah Rakyat adalah awal dari perubahan itu,” pungkasnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial