Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Advertorial

Novan Minta Pemkot Samarinda Perluas Cakupan Program Makan Bergizi Gratis di Semua Sekolah

badge-check


					Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Foto : MR) Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Foto : MR)

SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, meminta Pemerintah Kota untuk memastikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau seluruh satuan pendidikan di wilayah kota.

Ia menilai bahwa pelaksanaan program yang bertujuan meningkatkan gizi siswa ini belum berjalan secara merata.

“Masih banyak sekolah yang belum tersentuh program ini. Pemerintah harus segera menindaklanjuti agar semua siswa mendapatkan hak yang sama,” ujar Novan.

Novan mengungkapkan bahwa hingga pertengahan tahun ini, implementasi program MBG masih terbatas di sekolah-sekolah yang berada dalam zona tertentu sesuai kebijakan teknis dari dinas pendidikan.

Sementara sekolah lain, khususnya di wilayah pinggiran kota, belum memperoleh akses terhadap program tersebut.

“Baru beberapa sekolah yang terdata menjalankan program ini. Padahal semangat dari program ini adalah pemerataan dan peningkatan kualitas kesehatan peserta didik,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Pemkot Samarinda dan instansi terkait untuk memperluas jangkauan program hingga ke seluruh zona pendidikan, termasuk sekolah yang berada di wilayah terpencil atau kurang terjangkau.

“Kita tidak ingin ada ketimpangan. Semua siswa, baik di pusat kota maupun di pinggiran, harus mendapatkan manfaat yang sama dari program ini,” imbuh politisi dari Partai Golkar tersebut.

Menurut Novan, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan program. Ia juga berharap agar pengawasan terhadap mutu makanan serta distribusinya dapat ditingkatkan agar hasil program benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan siswa.

“Program MBG ini bagus, tinggal ditingkatkan lagi dari segi distribusi dan pengawasan. Tujuannya jelas: anak-anak kita harus tumbuh sehat dan siap belajar,” tukasnya.

(Adv/MR)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WIB

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WIB

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WIB

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WIB

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WIB

Trending on Advertorial