Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Nasional

Keppres IKN – Jokowi Bilang Bisa Ditandatangani Presiden Selanjutnya, Tapi Dasco Sebut Prabowo Masih Sibuk

badge-check


					Ketua Harian DPP Partai Gerinda Sufmi Dasco Ahmad/Foto: Ist Perbesar

Ketua Harian DPP Partai Gerinda Sufmi Dasco Ahmad/Foto: Ist

FASENEWS – Saat ini Keputusan Presiden (Keppres) mengenai Pemindahan Ibu Kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) belum ditandatangani.

Sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa penandatanganan Keppres IKN seharusnya ditandatangani oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, hal ini disampaikan saat dirinya hadir pada acara Nusantara Fun Run 2024 di IKN pada (6/10/2024).

“Ya mestinya begitu, Presiden yang baru, Pak Prabowo,” ujarnya.

Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian Partai Gerinda yang sekaligus Wakil Ketua DPR RI  pun memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Jokowi tersebut soal Keppres IKN.

“Oh iya, itu kan memang begitu,” katanya.

Dirinya juga memastikan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) akan ditandatangani oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, dan akan dikaji oleh Prabowo sebelum ditandatangani.

“Jadi mengenai Keppres Pemindahan IKN itu masih dikaji untuk waktu yang tepat. Karena pada saat ini Pak Prabowo masih sibuk untuk menyusun, mengkaji Keppres kementerian-kementerian yang sebentar lagi sudah pada saatnya akan diumumkan,” ucap Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, (7/10/2024).

Dasco menyatakan bahwa dirinya tidak dapat memastikan apakah Keppres pemindahan ibu kota akan ditandatangani setelah Prabowo dilantik.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa pemindahan ibu kota bukan perkara mudah, banyak aspek yang harus dipikirkan, dengan infrastruktur yang matang, semua fasilitas harus siap, serta pembangunan ekosistem, tidak hanya tentang fisiknya saja.

“Sekali lagi saya sampaikan, memindahkan ibu kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja, tapi membangun ekosistemnya itu yang perlu, dan ekosistem itu harus jadi, sehingga kalau yang namanya kita pindah itu rumah sakit siap karena itu dibutuhkan, pendidikan untuk anak-anak kita juga siap, sekolah artinya juga dibutuhkan, dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, sampai universitas,” ungkap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa pusat keramaian di IKN harus dihidupkan seperti restoran, warung-warung untuk memastikan terkait logistik.

Selanjutnya diketahui bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto akan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal (20/10/2024). (naf)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil

24 April 2026 - 16:54 WITA

Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

22 April 2026 - 16:12 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

Serahkan Bantuan Pupuk di Giri Mukti, Ananda Moeis Dorong Diversifikasi Pangan Berbasis Lokal

11 April 2026 - 14:07 WITA

XLSMART Berangkatkan 700 Pemudik Jelang Lebaran 2026

18 March 2026 - 05:38 WITA

Trending on Nasional