Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Kepala Desa di Paser Bagi Pengalaman soal Lomba Desa dan Kelurahan, Inovasi Jadi Hal Wajib 

badge-check


					Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser/ fasenews.id Perbesar

Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser/ fasenews.id

FASENEWS.ID – Lomba Desa dan Kelurahan, yang berlandaskan Permendagri No. 81 Tahun 2015, mencakup seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Diketahui pada 2025 mendatang, sebanyak tujuh kabupaten di Kaltim akan bersaing untuk kategori desa, sedangkan sembilan kabupaten/kota akan bersaing di kategori kelurahan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Senin (2/12/2024) lalu, di Kantor DPMPD Kaltim.

FGD ini bertujuan memberikan motivasi kepada desa dan kelurahan agar aktif mempersiapkan diri menghadapi Lomba Desa dan Kelurahan 2025.

Kepala Bidang Pemerintah Desa DPMPD Kaltim, Dakwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen strategis untuk berbagi informasi dan strategi bagi desa dan kelurahan agar dapat bersaing dalam lomba yang bergengsi tersebut.

“Melalui FGD, kami ingin desa dan kelurahan di Kaltim tahu apa yang diperlukan untuk ikut lomba, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata Dakwan.

Dakwan menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan desa dan kelurahan di Kaltim mampu menunjukkan prestasi terbaik.

“Dengan 841 desa dan 197 kelurahan di Kaltim, lomba ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan potensi dan keunggulan masing-masing wilayah,” tambahnya.

Mendapat Inspirasi dari Desa Berprestasi

Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser, yang desanya meraih juara lomba sebelumnya, berbagi pengalaman dalam sesi diskusi tersebut.

Ia menekankan pentingnya inovasi yang berkelanjutan dalam pelayanan masyarakat.

“Inovasi bukan hanya untuk lomba, tapi harus berlanjut karena itu dibutuhkan masyarakat. Melayani masyarakat dengan baik adalah kewajiban, tetapi melayani dengan mudah adalah inovasi untuk kemaslahatan,” ujarnya.

Kris juga mengajak seluruh desa di Kaltim untuk terus berinovasi dan menjadikan kompetisi ini sebagai langkah awal menuju pelayanan masyarakat yang lebih baik.

“Kami ingin kepala desa dan kepala kampung dimanapun memiliki asas manfaat yang luar biasa untuk masyarakat,” imbuhnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial