Menu ✖

Dark Mode
Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut Wakil Walikota Bontang Targetkan Penurunan 30 Persen Angka Kemiskinan di Tahun 2027 Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok

Advertorial

Kepala Desa di Paser Bagi Pengalaman soal Lomba Desa dan Kelurahan, Inovasi Jadi Hal Wajib 

badge-check


					Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser/ fasenews.id Perbesar

Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser/ fasenews.id

FASENEWS.ID – Lomba Desa dan Kelurahan, yang berlandaskan Permendagri No. 81 Tahun 2015, mencakup seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Diketahui pada 2025 mendatang, sebanyak tujuh kabupaten di Kaltim akan bersaing untuk kategori desa, sedangkan sembilan kabupaten/kota akan bersaing di kategori kelurahan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Senin (2/12/2024) lalu, di Kantor DPMPD Kaltim.

FGD ini bertujuan memberikan motivasi kepada desa dan kelurahan agar aktif mempersiapkan diri menghadapi Lomba Desa dan Kelurahan 2025.

Kepala Bidang Pemerintah Desa DPMPD Kaltim, Dakwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen strategis untuk berbagi informasi dan strategi bagi desa dan kelurahan agar dapat bersaing dalam lomba yang bergengsi tersebut.

“Melalui FGD, kami ingin desa dan kelurahan di Kaltim tahu apa yang diperlukan untuk ikut lomba, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata Dakwan.

Dakwan menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan desa dan kelurahan di Kaltim mampu menunjukkan prestasi terbaik.

“Dengan 841 desa dan 197 kelurahan di Kaltim, lomba ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan potensi dan keunggulan masing-masing wilayah,” tambahnya.

Mendapat Inspirasi dari Desa Berprestasi

Kris Setio Adi, Kepala Desa Mendik Makmur, Paser, yang desanya meraih juara lomba sebelumnya, berbagi pengalaman dalam sesi diskusi tersebut.

Ia menekankan pentingnya inovasi yang berkelanjutan dalam pelayanan masyarakat.

“Inovasi bukan hanya untuk lomba, tapi harus berlanjut karena itu dibutuhkan masyarakat. Melayani masyarakat dengan baik adalah kewajiban, tetapi melayani dengan mudah adalah inovasi untuk kemaslahatan,” ujarnya.

Kris juga mengajak seluruh desa di Kaltim untuk terus berinovasi dan menjadikan kompetisi ini sebagai langkah awal menuju pelayanan masyarakat yang lebih baik.

“Kami ingin kepala desa dan kepala kampung dimanapun memiliki asas manfaat yang luar biasa untuk masyarakat,” imbuhnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Relokasi Jangan Berhenti di Wacana, APBD Harus Punya Jalan Hukum

10 August 2026 - 14:51 WITA

Ketika Rumah Tak Lagi Aman, Negara Harus Berani Memindahkan Warga

10 August 2026 - 14:41 WITA

Teras Samarinda II Diminta Utamakan Kesiapan, Bukan Sekadar Kejar Target Buka

9 August 2026 - 20:09 WITA

DPRD Proyeksikan PAD Samarinda 2027 Tembus Rp1,5 Triliun

9 August 2026 - 20:04 WITA

Bankeu Belum Cair, DPRD Samarinda Soroti Kepastian Pembiayaan Proyek Pembangunan

8 August 2026 - 14:34 WITA

Trending on Advertorial