Menu

Dark Mode
Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

Daerah

Jokowi Ditanya soal Tambang Ilegal saat Berada di Berau, Beri Jawaban soal Reklamasi

badge-check


					Presiden Jokowi saat berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024)/ Foto: IST Perbesar

Presiden Jokowi saat berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024)/ Foto: IST

FASENEWS.ID – Presiden Joko Widodo ditanya soal tambang ilegal/ illegal mining saat melakukan kunjungan kerja ke Berau, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).

Kunjungan ke Berau, Kaltim itu merupakan pertama kalinya dilakukan Presiden Jokowi.

Di sana, ia mengunjungi beberapa tempat, termasuk di antaranya adalah Pasar Sanggam Adji Dilayas.

Awalnya, Jokowi katakan, dirinya kaget atas antusiasme masyarakat dalam kunjungannya kali ini.

“Pertama kali saya ke Berau. Saya kaget sekali antusias masyarakat di sini, ya karena mungkin baru pertama kali (datang),” kata Jokowi yang disampingi Pi Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, dilihat pada tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/9/2024).

Jokowi kemudian sampaikan bahwa dirinya senang usai mengecek harga-harga kebutuhan pokok di pasar, yang disebutnya stabil.

“Saya senang, harga stabil,” kata Jokowi.

Dirinya kemudian melanjutkan bahwa masyarakat Kaltim, termasuk juga Berau sebaiknya bisa memanfaatkan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

“Jadi kan ada Ibu Kota Nusantara, mestinya kabupaten-kabupaten di sekitar itu bisa melihat kebutuhan-kebutuhan dari IKN. Kalau beras, disuplai dari mana. Buah, dari mana. Sayur dari mana, semua itu adalah kesempatan,” katanya.

Di akhir, wartawan di Berau sempat bertanya kepada Jokowi soal tambang ilegal di Kaltim, serta soal reklamasi dari perusahaan tambang di Bumi Etam.

Hal ini juga sempat dijawab Jokowi.

“Yang paling penting, perusahaan pertambangan itu harus peduli pada lingkungan. Kemudian, reklamasi kalau sudah ditambang itu harus. Itu kewajiban. Enggak boleh ditawar-tawar urusan reklamasi ya,” tutupnya sembari berjalan pergi meninggalkan awak media.

Jokowi diketahui melakukan kunjungan kerja di wilayah Kaltim. Dia mengunjungi beberapa kabupaten/ kota di Kaltim, di antaranya Kabupaten Paser dan Kabupaten Berau. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok

7 September 2026 - 10:49 WITA

Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring

3 September 2026 - 10:55 WITA

768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro

2 September 2026 - 18:23 WITA

Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah

2 September 2026 - 08:24 WITA

Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

17 August 2026 - 16:02 WITA

Trending on Daerah