Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Iswandi : Daya Beli Anjlok, Pemerintah Tak Boleh Diam

badge-check


					Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Foto : Ist) Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Penurunan daya beli masyarakat di Kota Samarinda mulai menunjukkan dampak nyata di berbagai sektor.

Merespons kondisi ini, Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mendesak pemerintah kota untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah strategis guna mengatasi gejala pelemahan ekonomi.

“Gejala perlambatan ekonomi ini tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, bukan sekadar respons normatif,” tegas Iswandi.

Ia menilai, lemahnya konsumsi masyarakat tidak hanya berdampak pada pasar dan pelaku usaha, tetapi juga berisiko memicu kenaikan angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Jika terus dibiarkan, efek domino dari masalah ini bisa melebar ke berbagai sektor.

“Ketika pendapatan warga turun, otomatis belanja mereka juga menurun. Itu membuat pelaku usaha kesulitan bertahan, lalu ujungnya PHK. Ini harus dicegah sedini mungkin,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mendorong agar Pemerintah Kota mempercepat intervensi ekonomi rakyat, seperti program pemberdayaan UMKM, pelatihan kerja, serta perlindungan sosial yang menyentuh masyarakat rentan.

“Program-program untuk menopang ekonomi kerakyatan jangan hanya jadi wacana. Pemerintah harus punya peta jalan yang jelas, jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.

Meski menyadari bahwa krisis ekonomi nasional hingga global turut memengaruhi situasi lokal, Iswandi menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam melindungi daya beli masyarakat.

“Memang tidak semua bisa dikendalikan dari daerah, tapi dampaknya nyata di lapangan. Maka perlu langkah antisipatif agar kita tidak terjebak dalam krisis yang lebih dalam,” tutupnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial