Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Iswandi : Daya Beli Anjlok, Pemerintah Tak Boleh Diam

badge-check


					Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Foto : Ist) Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Penurunan daya beli masyarakat di Kota Samarinda mulai menunjukkan dampak nyata di berbagai sektor.

Merespons kondisi ini, Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mendesak pemerintah kota untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah strategis guna mengatasi gejala pelemahan ekonomi.

“Gejala perlambatan ekonomi ini tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, bukan sekadar respons normatif,” tegas Iswandi.

Ia menilai, lemahnya konsumsi masyarakat tidak hanya berdampak pada pasar dan pelaku usaha, tetapi juga berisiko memicu kenaikan angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Jika terus dibiarkan, efek domino dari masalah ini bisa melebar ke berbagai sektor.

“Ketika pendapatan warga turun, otomatis belanja mereka juga menurun. Itu membuat pelaku usaha kesulitan bertahan, lalu ujungnya PHK. Ini harus dicegah sedini mungkin,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mendorong agar Pemerintah Kota mempercepat intervensi ekonomi rakyat, seperti program pemberdayaan UMKM, pelatihan kerja, serta perlindungan sosial yang menyentuh masyarakat rentan.

“Program-program untuk menopang ekonomi kerakyatan jangan hanya jadi wacana. Pemerintah harus punya peta jalan yang jelas, jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.

Meski menyadari bahwa krisis ekonomi nasional hingga global turut memengaruhi situasi lokal, Iswandi menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam melindungi daya beli masyarakat.

“Memang tidak semua bisa dikendalikan dari daerah, tapi dampaknya nyata di lapangan. Maka perlu langkah antisipatif agar kita tidak terjebak dalam krisis yang lebih dalam,” tutupnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial