Menu

Dark Mode
Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

Advertorial

GRAFIS – Dukungan BRIN untuk Pelaksanaan Teknologi Tepat Guna di Kawasan Desa

badge-check


					Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id Perbesar

Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id

FASENEWS.ID – Dukungan disampaikan akan dilakukan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dalam Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) di daerah.

Salah satunya adalah untuk diadakannya Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR).

Koordinator Fungsi Inkubasi BRIN, Ferry Rahmadhan, menjelaskan bahwa Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dirancang untuk menjadi pilar utama dalam pengembangan ekonomi yang berlandaskan inovasi.

“PPBR adalah startup yang mengembangkan produk atau jasa berdasarkan hasil riset, sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan perusahaan mandiri dan berkelanjutan,” ucapnya dalam sosialisasi bertema Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna, yang melibatkan pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga riset. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur di Gran Senyiur Balikpapan (13/11) lalu.

Ia juga mengatakan bahwa BRIN mendukung pengembangan PPBR melalui program RIIM Startup, yang akan memberikan dana hingga Rp600 juta selama dua tahun.

Dukungan program ini diperkuat dengan pembinaan berupa mentoring, coaching, dan pelatihan kewirausahaan yang mengutamakan riset.

Peserta diberikan arahan untuk menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC), membuat rencana aksi yang terstruktur, dan mempersiapkan proposal demi menarik mitra maupun investor potensial.

Pada tahapan pra-inkubasi, peserta difasilitasi dengan pengetahuan mendalam tentang legalitas usaha, pembentukan tim profesional, dan pengembangan produk yang didasarkan pada riset.

“Tim yang solid adalah salah satu kunci keberhasilan startup, karena banyak yang gagal akibat kurangnya kekompakan,” terang Ferry.

Selama tahap inkubasi, fokus utama terletak pada pengujian produk, proses sertifikasi, dan pengembangan produksi untuk skala bisnis.

Tidak hanya itu, BRIN juga mengadakan sesi temu bisnis, yang bertujuan untuk menjembatani peserta dengan mitra serta investor, mempercepat pengembangan usaha berbasis riset agar dapat bersaing lebih efektif.

Grafis Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR) dalam langkah mendukung hadirnya TTG di desa/ fasenews.id

(adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial