Menu ✖

Dark Mode
Prabowo: Malu Saya Jadi Presiden Jika Rakyat Masih Terus Miskin Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut Wakil Walikota Bontang Targetkan Penurunan 30 Persen Angka Kemiskinan di Tahun 2027 Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas

Daerah

Dukung Basri Rase-Najirah, PHM Siap Antar 17 Ribu KTP Ke KPU Bontang

badge-check


					Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) siap boyong 17 ribu KTP dukungan untuk Basri Rase-Najirah ke KPU Bontang Perbesar

Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) siap boyong 17 ribu KTP dukungan untuk Basri Rase-Najirah ke KPU Bontang

BONTANG, Fasenews.id – Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) siap memboyong sebanyak tujuh belas ribu Kartu Tanda Penduduk (KTP) dukungan ke KPU Bontang.

Puluhan ribu KTP ini di kumpulkan PHM yang di komandoi Udin Mulyono, guna mendaftarkan Basri Rase dan Najirah melalui jalur independen pada Sabtu 11 Mei 2024 mendatang.

Ketua PHM Pusat Udin Mulyono mengatakan, ada 17 ribu dukungan yang berhasil dikumpulkan relawan. Jumlah itu sudah mencukupi batas minimal mencalonkan jagonya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bontang.

“Kami berserta relawan kurang lebih 150 orang akan mengantarkan KTP itu ke KPU,” ucap Udin Mulyono.

Langkah PHM ini disebut-sebut sudah mendapat restu dari Basri dan Najirah. Pasangan petahana ini justru merespon baik atas inisiatif PHM.

Udin Mulyono juga memastikan langkah independen masih sangat potensial, dan menjadi alternatif saat keduanya tidak mendapat restu dari masing-masing Parpol.

“Sudah saya sampaikan ke keduanya. Kita siap mencalonkan Basri dan Najirah maju Independen,” sambungnya.

Udin Mulyono yang kerap disapa haji Udin juga mengklaim semua KTP yang terkumpul murni diminta secara sukarela ke masyarakat.

“Tidak ada uang seperpun yang kami diberikan, ini murni masyarakat yang ingin pak Basri dan ibu Najirah kembali duduk jadi wali dan wawali kota Bontang,” pungkas haji Udin.

Alasan PHM mengusung keduanya maju jalur independen. Pertama untuk memangkas adanya indikasi permainan partai politik.

Hal itu terbukti dengan kencangnya dinamika internal Parpol keduanya, yaitu PKB dan PDI Perjuangan. Seharusnya, kedua partai itu tidak perlu berfikir panjang untuk mengeluarkan rekomendasi. Apalagi status keduanya adalah petahana.

Udin Mulyono khawatir gejolak dan ketidakpastian itu berujung pada ‘jual beli’ tiket rekomendasi oleh partai politik. Dalam bahasa awam biasanya praktik ini disebut ‘uang perahu’ untuk berlayar di pemilu.

“Ini langkah antisipasi. Kalau belum ada rekomendasi Parpol. Basri-Najirah tetap bisa maju jalur Independen,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Karhutla Mendekati Kompleks Pemkot Palangka Raya, Asap Pekat Masuk Ruang Kerja ASN

22 October 2026 - 12:43 WITA

Cerita Zaskia Adya Mecca Sulitnya Padamkan Api Dilahan Gambut

22 October 2026 - 12:13 WITA

Wakil Walikota Bontang Targetkan Penurunan 30 Persen Angka Kemiskinan di Tahun 2027

20 October 2026 - 13:09 WITA

Forum Pemuda NTT Kota Samarinda Dorong Pemerintah Atasi Akar Kemiskinan Perdesaan

9 October 2026 - 08:44 WITA

Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas

11 September 2026 - 23:13 WITA

Trending on Daerah