Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Nasional

Dari Garuda Biru Jadi Garuda Hitam, Peringatan Darurat Part 2? Hashtag #IndonesiaGelap Suarakan Momok Tanah Air

badge-check


					Kolase Foto Garuda Hitam #IndonesiaGelap dan Singkatan PENTOL (Foto: Fasenews.id) Perbesar

Kolase Foto Garuda Hitam #IndonesiaGelap dan Singkatan PENTOL (Foto: Fasenews.id)

FASENEWS.ID – Baru-baru ini jagat maya diramaikan dengan kemunculan hashtag #IndonesiaGelap berupa foto berlambang Burung Garuda dengan latar berwarna hitam.

Foto ini cukup membuat rakyat Indonesia “dejavu” setelah kemunculan foto dengan lambang Burung Garuda berwarna biru yang sebelumnya pernah muncul sebagai “Peringatan Darurat” pada masa-masa pemilihan presiden.

Apakah ini menjadi tanda bahwa kondisi tanah air sedang tidak baik-baik saja?

Mungkinkah ini titik awal Peringatan Darurat part 2?

Foto Garuda Hitam Peringatan Darurat yang mulai viral hari ini (4/2/2025) berasal dari video analog horor buatan channel Emergency Alert System (EAS) Indonesia Concept.

Dulu sempat ramai dengan warna aslinya, biru.

Sekarang diubah oleh sosok di balik akun X (Twitter) @BudiBukanIntel menjadi warna hitam.

Tak hanya hashtag #Indonesia gelap dan lambang Burung Garuda, foto ini pun dilengkapi dengan beberapa tulisan yang melengkapi.

Tulisan yang tertera dalam foto tersebut tidak lain tidak bukan merupakan persoalan yang tengah menjadi “momok” di Indonesia saat ini.

“Tanah Papua dirampas demi ilusi swasembada pangan & energi,”

“Laut dipagar buat oligarki & ada HGB di atas laut,”

“Seorang ibu meninggal karena mengantre gas LPG 3 kg,”

“Pendidikan dan kesehatan bukan prioritas, BPJS ambles,”

“MBG ugal-ugalan bikin anggaran nggak stabil,”

“ASN dipersulit buat kerja karena anggaran disunat untuk MBG,”

Foto: X @BudiBukanIntel

Beberapa tulisan di atas menjadi “problem” Indonesia kini yang belum menemukan titik terang, baik solusi penyelesaiannya secara gamblang maupun kebijakan pemerintah yang mendukung.

Warganet pun berbondong-bondong menyuarakan keresahannya melalui penggunaan hashtag #IndonesiaGelap yang jor-joran lengkap dengan foto Burung Garuda hitam.

Turut serta, melalui akun X (Twitter) @barengwarga pun dibuat istilah dengan singkatan “PENTOL” untuk melengkapi bentuk protes yang ada.

PENTOL sendiri merupakan singkatan dengan penjelasan seperti di bawah ini:

POLISI DIBERESIN
Reformasi Polri, Hapus Impunitas dan Tindak Tegas Polisi Korup

ENERGI BUAT RAKYAT
Kembalikan LPG Subsidi Buat Rakyat, ESDM Jangan Bagi-bagi Tambang

NAIKKAN TARAF HIDUP RAKYAT
Jangan Potong Anggaran Pendidikan, Kesehatan, dan Transum

TUNAIKAN TUKIN DOSEN, GURU, DAN ASN
Bayarkan Hak Para Pendidik dan Penjaga Masa Depan Negeri

OUTPUT MBG DIPERBAIKI
Perbaiki/Kaji Ulang Program MBG yang Realistis dan Tepat Guna

LAWAN MAFIA TANAH DAN LENGSERKAN PEJABAT TOLOL
Berantan Mafia Tanah dan Pecat Pejabat Inkompeten dan Tone Deaf

Foto: X @barengwarga

Garuda Hitam, yang saat ini ramai-ramai dibagikan warganet di media sosial sebagai bentuk angkat suara pertama kali diunggah oleh akun X (Twitter) @BudiBukanIntel, yang mana cikal bakal foto tersebut adalah video analog horor buatan channel EAS Indonesia Concept.

Sebelum kini menjadi Garuda Hitam, aslinya foto tersebut berupa Garuda Biru, foto lambang Burung Garuda dengan latar berwarna biru.

Garuda Biru yang sempat viral di Indonesia tempo hari untuk “berisik” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar tidak tinggal diam itu pun juga dipublikasikan pertama kali oleh orang yang sama, yakni sosok di balik akun X @BudiBukanIntel pula.

Bukan tokoh-tokoh terkenal, seperti pembawa berita, komedian, atau jurnalis yang memulai gerakan ini.

Justru, gerakan tersebut lahir dari seorang figur yang sebelumnya tidak banyak diketahui, yang akhirnya menjadi pelopor perubahan besar.

Gerakan Garuda Biru yang menginspirasi lahirnya Indonesia Darurat pada 22 Agustus 2024 lalu secara tidak langsung digagas oleh sosok yang enggan membeberkan nama aslinya, namun dirinya ingin disebut saja sebagai Budi, orang pertama yang mengunggah Garuda Biru dari EAS Indonesia Concept itu melalui akun X-nya. (apr)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil

24 April 2026 - 16:54 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

XLSMART Berangkatkan 700 Pemudik Jelang Lebaran 2026

18 March 2026 - 05:38 WITA

Resmi Ditahan KPK, Gus Yakut Bilang Tak Terima Aliran Duit Penentuan Kuota Haji

12 March 2026 - 15:05 WITA

Megawati Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei

3 March 2026 - 12:35 WITA

Trending on Nasional