Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

Nasional

BPIP Usul Tambah Anggaran Rp 100 Miliar, Diplot Rp 45 Miliar untuk Sosialisasi Pancasila oleh TikToker – Youtuber 

badge-check


					Logo BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)/ Foto: antaranews Perbesar

Logo BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)/ Foto: antaranews

Fasenews –  Usulan tambahan anggaran dilontarkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, dimana Rp 45 Miliar di antaranya akan digunakan untuk sosialisasi Pancasila oleh TikToker, Youtuber, influencer dan content creator.

Usulan tambahan anggaran untuk BPIP itu dilontarkan saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Selasa (11/6/2024).

Adapun usulan tambahan anggaran itu diplot untuk 2024 sebesar Rp 100 Miliar.

Nilai angka usulan tambahan anggaran itu disebut pihak BPIP untuk penyelenggaraan diklat pembinaan ideologi Pancasila hingga sosialisasi Pancasila untuk content creator hingga influencer.

Diawali, Yudin yang menjelaskan pagu indikatif BPIP untuk 2025 adalah sebesar Rp 299.428.347.000.

“Alokasi pagu indikatif BPIP tahun 2025 sebesar Rp 299.428.347.000, adapun rincian alokasi, satu program dukungan manajemen sebesar Rp 172.080.927.000. Program pembinaan Pancasila sebesar Rp 127.347.420.000,” ujar Yudian dalam rapat.

Kemudianm dijelaskan perihal usulan tambahan anggaran untuk BPIP itu.

“BPIP mengajukan usulan tambahan anggaran 2025 dengan total senilai Rp 100 M,” kata Yudi.

Nilai usulan tambahan anggaran Rp 100 Miliar itu akan digunakan untuk beberapa kegiatan.

Di antaranya, penguatan jaringan relawan Pancasila melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dengan melibatkan pemerintah, lembaga legislatif dan komponen lainnya sebesar Rp 18 miliar.

Kemudian, ada untuk peningkatan dan penyelarasan rancangan produk hukum dan pengawasan regulasi senilai Rp 4 miliar.

“Tiga, perumusan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, pengkajian dan perumusan standardisasi materi pembinaan ideologi Pancasila Rp 7.405.500.000. Empat, Penyelenggaraan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila 4.000.000.000,” kata Yudi.

“Fasilitasi pelaksanaan pembinaan Paskibraka dan purnapaskibraka duta Pancasila Rp 10.000.000.000. Pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila Rp 5.000.000.000,” lanjutnya lagi.

Berlanjut, Yudi menjelaskan anggaran selanjutnya akan digunakan untuk dukungan manajemen senilai Rp 6 miliar. Ia menyebut ada anggaran Rp 45 Miliar untuk sosialisasi bagi content creator hingga influencer.

“Pelaksanaan dukungan manajemen sebesar Rp 6 miliar dan delapan pelaksanaan sosialisasi pancasila untuk content creator, Youtuber, influencer, TikToker sebesar Rp 45.594.500.000,” katanya lagi. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional

14 August 2026 - 04:03 WITA

Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas

2 July 2026 - 06:50 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden

2 June 2026 - 17:59 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

Trending on Nasional