Menu

Dark Mode
Kompetisi Samarinda Domino Series 4 Pertandingkan 768 Pasang Pemain, PB Pordi Siapkan Wasit Berkualitas Dua Kali Tertunda, Penyampaian Visi-Misi Bakal Calon Rektor Unmul Digelar Besok Kabut Asap Ancam Aktivitas Sekolah, Disdikbud Samarinda Siapkan Skenario Belajar Daring 768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

Advertorial

Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

badge-check


					Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar. (Foto : MR) Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar. (Foto : MR)

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar mendorong agar pemerintah pusat memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan penerimaan murid baru.

Sebab setiap tahunnya, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) datang dengan nama dan mekanisme yang diperbarui. Namun bagi sebagian orang tua di Samarinda, persoalannya terasa tetap sama. Banyak persoalan yang muncul ditiap penerimaan siswa.

Anhar mengatakan pemerintah daerah yang selalu berhadapan dengan masyarakat pada aturan yang dibuat pemerintah pusat.

Daerah, menurutnya, memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai kondisi sekolah, jumlah peserta didik, sebaran penduduk, hingga persoalan daya tampung yang berbeda-beda di setiap wilayah.

Kebijakan yang seragam secara nasional belum tentu menghasilkan persoalan yang seragam di daerah. Karena itu, penyusunan regulasi pendidikan perlu mempertimbangkan karakteristik dan kapasitas masing-masing wilayah.

Anhar berharap pemerintah tidak menjadikan polemik SPMB sebagai persoalan musiman yang muncul setiap tahun, kemudian mereda setelah masa penerimaan selesai.

Sebaliknya, seluruh pengaduan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi untuk membangun sistem yang lebih sederhana, adil dan benar-benar berpihak pada kebutuhan peserta didik.

“Jangan sampai setiap tahun masyarakat kembali mengeluhkan hal yang sama. Kalau memang ada yang belum berjalan baik, maka harus dievaluasi secara menyeluruh agar tujuan pemerataan pendidikan benar-benar bisa tercapai,” pungkasnya.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial