Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

UMKM dan Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Pilar Baru Ekonomi Samarinda

badge-check


					Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah

SAMARINDA – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bersama ekonomi kreatif diproyeksikan menjadi fondasi baru pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda di masa depan.

Potensi besar yang dimiliki kedua sektor ini mendorong DPRD Kota Samarinda untuk merumuskan regulasi strategis guna memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa kehadiran payung hukum yang komprehensif menjadi kebutuhan mendesak.

Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan arah yang jelas, menciptakan kepastian usaha, serta memperkuat ekosistem pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

“UMKM di Samarinda memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal dan didukung kebijakan yang tepat,” ujar Helmi, Senin (18/5/2026).

Ia menyoroti bahwa pertumbuhan jumlah UMKM di Samarinda terus menunjukkan tren positif. Namun, akselerasi tersebut belum sepenuhnya diiringi kebijakan yang mampu mendorong peningkatan kualitas dan daya saing usaha secara menyeluruh.

Dalam rancangan regulasi yang tengah dibahas, DPRD tidak hanya menyiapkan dasar hukum semata, tetapi juga kerangka penataan sektor ekonomi kreatif yang lebih tertib, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbagai langkah penguatan turut diusulkan, mulai dari pemetaan potensi usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses permodalan, hingga penyediaan ruang kreatif bagi pelaku usaha.

Lebih jauh, Helmi menekankan pentingnya diversifikasi struktur ekonomi daerah agar tidak bergantung pada sektor sumber daya alam. Penguatan ekonomi kreatif dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sejumlah subsektor disebut memiliki prospek cerah untuk dikembangkan di Samarinda, di antaranya kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, animasi, film, aplikasi digital, hingga gim.

Khususnya pada subsektor kuliner dan kriya, peluang pasar dinilai sangat menjanjikan, ditopang oleh besarnya pasar lokal serta kedekatan geografis dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dukungan pemerintah daerah melalui kemudahan akses permodalan dan fasilitasi usaha menjadi kunci agar pelaku UMKM dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain berkontribusi terhadap peningkatan PAD, penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam menekan angka pengangguran di Kota Samarinda.

(Fran/ADV)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial