Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

Dewan Dorong Skema Kolaborasi Perbankan Dalam Perkuat Wajah Pembangunan Samarinda

badge-check


					Anggota DPRD Samarinda, Iswandi Perbesar

Anggota DPRD Samarinda, Iswandi

SAMARINDA – Upaya mempercepat pembangunan Kota Samarinda kian diarahkan pada kolaborasi lintas sektor. DPRD Kota Samarinda mendorong keterlibatan aktif sektor perbankan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) sebagai pilar tambahan dalam mendukung pembangunan daerah.

Langkah ini dipandang strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pelaku usaha dalam membangun wajah kota.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa sejumlah bank nasional yang beroperasi di Samarinda telah menikmati pertumbuhan bisnis yang signifikan. Oleh karena itu, kontribusi terhadap pembangunan daerah dinilai sebagai keniscayaan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

“Bank-bank besar mengambil keuntungan dari aktivitas usaha di Samarinda. Sudah sewajarnya mereka juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan kota,” ujar Iswandi, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, implementasi CSR selama ini masih cenderung bersifat karitatif dengan skala terbatas. Padahal, potensi dana yang tersedia dapat diarahkan pada proyek-proyek strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti pembangunan taman kota, ruang terbuka publik, hingga penguatan ikon-ikon daerah.

Ia menilai, skema kolaboratif antarperbankan dapat menjadi solusi elegan dalam menghadirkan infrastruktur publik yang berkualitas tanpa memberikan tekanan berlebih pada kapasitas fiskal pemerintah daerah.

Lebih jauh, Iswandi juga membuka peluang kerja sama kreatif antara pemerintah dan sektor perbankan, termasuk dalam aspek branding proyek, selama tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.

Pendekatan ini diyakini mampu menghadirkan nilai tambah, baik dari sisi estetika kota maupun citra institusi yang terlibat.

“Pembangunan kota membutuhkan dukungan banyak pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan anggaran pemerintah daerah semata,” tegasnya.

Dengan dorongan ini, DPRD Samarinda berharap sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dapat melahirkan transformasi pembangunan yang tidak hanya progresif, tetapi juga berkelanjutan dan berkelas.

(Fran/ADV)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial