Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Advertorial

DPRD Samarinda Tekankan Perlunya Strategi Banjir yang Terpadu dan Jangka Panjang

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Ist) Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Ist)

SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, kembali mengingatkan pentingnya penanganan banjir yang tidak sekadar bersifat reaktif.

Ia meminta Pemkot Samarinda segera menyusun strategi jangka panjang yang terintegrasi untuk menangani persoalan banjir yang terus menghantui kota setiap musim hujan.

Ia menilai bahwa penanggulangan banjir selama ini terlalu terfokus pada solusi jangka pendek yang sifatnya hanya menambal masalah.

“Yang terjadi selama ini lebih seperti penanganan insidental. Kita butuh cetak biru penanggulangan banjir yang mencakup seluruh wilayah terdampak dan dijalankan secara bertahap namun terstruktur,” kata Deni.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir harus dirancang dalam sistem yang saling terkoneksi. Mulai dari drainase skala besar, kolam retensi, kanal pengendali, hingga pengelolaan limpasan dari kawasan hulu dan sungai.

Menurut Deni, tanpa perencanaan yang holistik dan berkelanjutan, persoalan banjir akan terus berulang dan membebani masyarakat. Ia juga mendorong adanya penambahan alokasi anggaran khusus untuk mendukung program mitigasi banjir.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran rutin tanpa kebijakan khusus, kita akan terus berputar di persoalan yang sama setiap tahun. Perlu dukungan anggaran yang memadai, dan itu hanya bisa terjadi jika semua pihak di Pemkot dan DPRD satu suara,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa banjir bukan hanya soal teknis pembangunan, tapi juga soal komitmen pemerintah dalam melindungi warganya.

Karena itu, Deni mendorong koordinasi lintas OPD dan keterlibatan semua elemen agar langkah penanganan bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

“Ini bukan hal yang bisa ditunda lagi. Banjir menyentuh hajat hidup masyarakat secara langsung. Semakin lama dibiarkan, semakin besar pula dampaknya,” pungkas Deni. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial