Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Advertorial

Ronald Dukung Langkah Pemkot Atasi Sampah, Masyarakat Diminta Aktif Jaga Kebersihan

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng. (Foto : MR) Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng. (Foto : MR)

SAMARINDA – Upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam menangani persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan mendapat dukungan dari Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng.

Ia menilai inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Pemkot ke sejumlah titik penumpukan sampah menunjukkan adanya langkah nyata untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

“Sidak ke lapangan hari ini menunjukkan bahwa Pemkot tidak tinggal diam. Mereka turun langsung untuk memetakan masalah dan merumuskan solusi jangka panjang terkait sampah,” ujar Ronald.

Ronald juga menuturkan bahwa upaya penanganan tak hanya berhenti pada pengawasan, tetapi juga menyentuh aspek pendukung seperti penyediaan sarana pengangkutan sampah.

Salah satunya dengan menyalurkan 26 unit motor bak sampah ke wilayah-wilayah padat yang membutuhkan dukungan operasional.

“Ini bentuk komitmen bahwa penanganan sampah bukan sekadar wacana. Distribusi motor bak menjadi bukti konkret untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak akan cukup tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, peraturan tentang tata kelola sampah sudah tersedia, dan yang dibutuhkan saat ini adalah kedisiplinan warga untuk menjalankannya.

“Masyarakat harus sadar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kita sudah punya aturan soal jam buang sampah dan lokasi pembuangan. Tinggal dijalankan dengan kesadaran dan konsistensi,” tegas Ronald.

Ia juga menyampaikan bahwa masalah sampah bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut budaya dan pola pikir. Karena itu, perubahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga dan komunitas.

Ronald berharap ke depan, sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat sehingga wajah kota bisa semakin bersih dan nyaman untuk ditinggali.

“Jika kita semua bergerak bersama, saya yakin masalah sampah bisa dikendalikan lebih baik,” tukasnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial