Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Advertorial

Standar Rumah Aman Dianggap Belum Maksimal, DPRD Samarinda Minta Evaluasi

badge-check


					Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist) Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas rumah aman bagi korban kekerasan yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA).

Ia menilai, meskipun secara konsep sudah baik, realisasi layanan di lapangan masih perlu diperkuat, terutama dari sisi keamanan dan akses layanan dasar.

“Rumah aman ini sudah menjadi langkah maju, tapi masih butuh peningkatan, terutama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi korban, khususnya perempuan dan anak yang mengalami trauma,” ujar Puji.

Ia mengusulkan agar sistem pengamanan rumah aman ditingkatkan, tidak hanya mengandalkan petugas biasa, tetapi juga melibatkan aparat kepolisian demi perlindungan yang lebih menyeluruh.

Selain keamanan, Puji juga menekankan pentingnya konektivitas rumah aman dengan layanan kesehatan dan pendidikan. Menurutnya, rumah aman seharusnya tidak hanya menjadi tempat berlindung sementara, tetapi juga mendukung proses pemulihan secara menyeluruh.

“Korban kekerasan butuh lebih dari sekadar tempat tinggal. Mereka juga butuh akses ke layanan psikologis, kesehatan, dan pendidikan agar bisa pulih dan bangkit,” jelasnya.

Puji berharap DP2PA terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar rumah aman di Samarinda benar-benar berfungsi optimal sebagai ruang perlindungan dan pemulihan korban kekerasan. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial