Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Legislator Samarinda Dorong Pengembangan Wisata dan Industri Hijau Pasca Tambang

badge-check


					Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : MR) Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : MR)

SAMARINDA – Kota Tepian saat ini tengah fokus untuk menemukan sumber-sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Dengan berakhirnya era tambang pada 2026, diversifikasi ekonomi menjadi hal yang sangat krusial bagi kelangsungan perekonomian kota ini.

Guna menyongsong masa depan pasca-pertambangan, dua sektor yang dinilai memiliki potensi besar adalah pariwisata dan industri daur ulang.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menegaskan bahwa kedua sektor ini tidak hanya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi hijau yang ramah lingkungan.

Samri sapaan akrabnya menilai bahwa keberadaan pabrik daur ulang pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) yang terletak di Palaran dan Bukuan, merupakan hasil kerja sama antara AQUA Danone dan Prevented Ocean Plastic TM Southeast Asia (POPSEA), yang menjadi contoh nyata tentang bagaimana industri bisa berkontribusi pada pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Dirinya pun mengusulkan agar lahan-lahan yang tersisa di kawasan Palaran dimanfaatkan untuk pengembangan pabrik-pabrik serupa yang dapat menghasilkan produk-produk ramah lingkungan.

“Jika lahan-lahan tersisa di Palaran dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik serupa, ini bisa menjadi sumber PAD yang efektif,” jelas Samri.

Selain sektor industri, Samri juga menyoroti pentingnya sektor pariwisata sebagai pendorong ekonomi daerah. Dirinya melihat bahwa peningkatan fasilitas wisata dan menciptakan rasa aman bagi wisatawan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Samarinda sebagai destinasi wisata.

“Orang dari kabupaten lain pasti akan berkunjung ke Samarinda pada akhir pekan. Nah, kita harus memanfaatkan peluang ini agar mereka berbelanja dan menghabiskan uang di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Samri berharap pemerintah kota dapat lebih serius dalam mengembangkan sektor-sektor kreatif dan inovatif, yang dapat mendiversifikasi sumber pendapatan daerah.

Mengingat sumber daya alam yang semakin terbatas, dirinya menegaskan bahwa sudah saatnya untuk berfokus pada pengembangan sektor lain yang dapat menciptakan nilai tambah ekonomi.

“Jika sumber daya alam tidak lagi bisa diandalkan, kita harus beralih pada sektor-sektor yang diciptakan oleh manusia,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan sektor wisata dan industri harus berjalan beriringan. Kedua sektor ini diyakini dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjaga kestabilan ekonomi kota setelah berakhirnya era pertambangan.

Dengan potensi besar yang dimiliki sektor wisata dan industri daur ulang, Samri optimis bahwa kedua sektor ini akan berperan penting dalam menopang ekonomi Kota Samarinda yang terus berkembang.

“Melalui pengelolaan yang tepat, Samarinda bisa menjadi contoh kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan, menjadikannya sebagai Kota Peradaban yang siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.

(Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial