Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

TPS Semrawut di Padat Karya Dikeluhkan Warga, DPRD Desak Pengelolaan Sampah Lebih Manusiawi

badge-check


					Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi. (Foto : Ist) Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, kembali memicu keresahan warga.

Bau menyengat, sampah meluber ke jalan, serta aktivitas pemulung tanpa pengawasan semakin memperparah kondisi lingkungan di kawasan padat penduduk ini.

Warga mengeluhkan terganggunya aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan tiba. Sampah tak jarang menghambat akses jalan dan menimbulkan potensi gangguan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, menegaskan bahwa persoalan ini menyangkut hak warga atas lingkungan yang bersih dan sehat, bukan semata soal estetika kota.

“Lingkungan yang bersih adalah hak dasar setiap warga. Pemerintah tidak boleh membiarkan TPS dikelola secara sembarangan tanpa fasilitas pendukung,” ujar Maswedi.

Ia mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar segera melakukan evaluasi menyeluruh. Jika TPS tersebut tetap dipertahankan, maka harus dilengkapi dengan kontainer tertutup atau fasilitas yang lebih layak, demi menghindari pencemaran dan penumpukan sampah liar.

Maswedi juga meminta DLH tidak bekerja sendiri. Sinergi dengan kelurahan, RT, dan masyarakat dibutuhkan agar penanganan sampah bisa bersifat sistemik dan jangka panjang, bukan sekadar penanganan tambal sulam.

“Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal kesehatan publik. Jangan tunggu ada wabah penyakit baru bertindak,” tegasnya.

Terakhir, ia menambahkan bahwa warga Sempaja Utara berhak menikmati lingkungan yang lebih tertib, sehat, dan manusiawi. DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan ini agar mendapat penanganan serius dari pemerintah kota.

(Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial