Menu

Dark Mode
Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud MUI Tegaskan Qurban Presiden melalui APBN Sah Secara Syar’i dan Bernilai Kemaslahatan Publik Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi MK Tegaskan Sanksi Tegas Parpol Tak Penuhi Kuota 30% Perempuan PAC PDI Perjuangan Sungai Pinang Perkuat Basis, Tegaskan Komitmen Partai Hadir Nyata untuk Rakyat Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

Advertorial

Penutupan Sementara Hotel Atlet di Samarinda, Empat Investor Swasta Ajukan Tawaran Pengelolaan

badge-check


					Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) GKO Samarinda Junaidi/Foto: Fasenews.id Perbesar

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) GKO Samarinda Junaidi/Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID – Samarinda – Berakhirnya pelaksanaan Musabaqah Tilawati Quran (MTQ) Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur, acara yang digelar di Kompleks Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Hotel Kadrie Oening kembali ditutup sementara.

Penutupan Hotel Atlet dilakukan untuk menunggu pihak ketiga yang tertarik untuk mengambil alih pengelolaan Hotel Atlet. Hotel akan dibuka kembali setelah adanya kesepakatan dengan pengelola baru yang bersedia mengambil alih operasional hotel.

Sebelumnya Hotel Atlet Kadrie Oening tersebut dibuka kembali setelah menjalani perbaikan untuk menyambut MTQ Nasional 2024, kondisi Hotel Atlet yang saat ini menunjukkan peningkatan signifikan setelah acara MTQ Nasional berakhir.

Hotel Atlet Kadrie Oening pun kini menjadi perhatian bagi para investor swasta, yang menaruh minat untuk mengelola Hotel Atlet tersebut.

Yang terbaru, terdapat empat investor swasta yang menyatakan minat untuk mengambil alih pengelolaan Hotel Atlet Kadrie Oening.

Empat investor swasta yang tertarik mengelola Hotel Atlet Kadrie Oening tersebut telah mengajukan proposal kepada Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendapatkan izin pengelolaan Hotel Atlet Kadrie Oening, proses ini mencerminkan bagaimana potensi kerjasama pemerintahan daerah dengan para sektor swasta untuk memaksimalkan fasilitas publik.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelola Prasarana Olahraga (UPTD PPO), Junaidi mengatakan, keempat investor swasta yang telah mengajukan proposal sedang dilakukan proses seleksi.

“Untuk proses seleksi terhadap swasta yang dilakukan itu sesuai dengan aturan yang berlaku, dan pedoman kerja serta akan langsung diserahkan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) untuk ditindaklanjuti,” ucap Junaidi.

Dirinya juga menegaskan bahwa proses seleksi ini penting untuk menentukan pihak yang akan diberi kepercayaan menjalankan operasional.

“Seleksi yang kita lakukan pastinya dengan hati-hati untuk memastikan investor yang terpilih memiliki kapasitas dan komitmen untuk memajukan pengelolaan hotel sesuai dengan standar yang diharapkan,” ungkapnya lagi.

Junaidi juga menerangkan syarat serta ketentuan apa saja yang harus dipenuhi oleh para investor swasta dalam proses pengalihan pengelolaan Hotel Atlet Kadrie Oening.

“Untuk syarat-syaratnya, kami masih dalam tahap penyusunan kerangka acuan kerja. Didalam kerangka acuan kerja tersebut, kami akan mencantumkan berbagai persyaratan yang berkaitan dengan kualifikasi dan aspek-aspek lainnya. Selain itu, mengenai pendanaan dan hal-hal terkait lainnya juga masih dalam proses pembahasan,” tambahnya lagi.

Dirinya juga menyatakan jika pengaturan pembagian keuntungan antara pemerintah dan pengelola Hotel Atlet akan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) serta untuk pemberian penilaian akan dibantu Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

“Terkait bagi hasil antara pemerintah dengan pengelola serta pihak swasta itu melalui proses (BPKD yang dibantu oleh (DJKN) untuk melakukan penilaiannya,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Pengelolaan Aset Daerah Belum Maksimal, DPRD Samarinda Soroti Inventaris Data yang Belum Jelas

25 May 2026 - 10:31 WITA

Stabilitas Harga Jadi Pilar, Iswandi Tekankan Pentingnya Pengendalian Inflasi

25 May 2026 - 07:35 WITA

Romadhoni Dorong Generasi Muda Maksimalkan Peluang Digital untuk Ekonomi Kreatif

24 May 2026 - 18:36 WITA

Trending on Advertorial