Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Pengembangan Potensi Desa di Kaltim Melalui Teknologi Tepat Guna Menjadi Prioritas

badge-check


					Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa DPMD Provinsi Jawa Barat, Bayu Rakhmana saat mengisi materi di Sosialisasi TTG DPMPD Kaltim 2024/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa DPMD Provinsi Jawa Barat, Bayu Rakhmana saat mengisi materi di Sosialisasi TTG DPMPD Kaltim 2024/ Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID – Desa memiliki berbagai potensi, baik fisik maupun nonfisik, yang dapat dikelola untuk mencapai kemandirian.

Bayu Rakhmana, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, sangat penting untuk mengembangkan potensi desa dengan teknologi tepat guna.

Dijelaskan Bayu, bahwa potensi fisik desa terdiri dari sumber daya alam seperti air, iklim, geografi, hingga sumber daya manusia dan ternak.

Sedangkan potensi nonfisik lebih mencakup tata kelola masyarakat serta perilaku sosial yang berlaku di desa.

“Teknologi tepat guna menjadi alat yang strategis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya ini,” jelasnya dalam kegiatan Sosialisasi TTG di Hotel Gran Senyiur pada Kamis, (14/11/2024) lalu.

Pengelolaan potensi fisik, seperti pengolahan air atau pengelolaan ternak berbasis teknologi, sangat bergantung pada penerapan teknologi tepat guna.

Pemanfaatan teknologi ini, menurut Bayu, dapat meningkatkan efisiensi yang membawa dampak signifikan bagi masyarakat desa.

Selain itu, potensi nonfisik seperti tata kelola masyarakat juga mendapat perhatian dalam pengembangannya melalui teknologi.

“Tata kelola yang baik, didukung perilaku masyarakat yang proaktif, menjadi elemen penting yang didorong melalui pelatihan dan pendampingan,” lanjutnya.

Bayu menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam implementasi teknologi di desa.

Program pelatihan dan pendampingan yang menyeluruh bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga dapat mengelola dan memanfaatkannya secara mandiri.

“Kunci keberhasilan penerapan teknologi ada pada kolaborasi masyarakat dengan pemerintah. Pelatihan dan pendampingan akan memberikan pengetahuan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menjelaskan bahwa TTG sangat berperan dalam mengembangkan hilirisasi ekonomi, baik di tingkat provinsi maupun desa dan kampung.

Penerapan teknologi tepat guna (TTG) dapat mengembangkan potensi unik yang dimiliki oleh setiap desa di Kalimantan Timur.

“Dari arahan Sekretaris Daerah Kaltim (Sri Wahyuni), TTG ke depannya diarahkan untuk benar-benar bisa memberikan nilai tambah pada potensi di Kaltim. Hal ini menjadi upaya agar setiap desa mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki dengan memanfaatkan teknologi yang sesuai,” terangnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial