Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Nasional

Memprihatinkan! Vibes Jemaah Haji Indonesia di Mina Arab Saudi Seperti Camp Pengungsian

badge-check


					Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI Perbesar

Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI

Fasenews.id – Fasilitas tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, jadi sorotan karena kondisinya yang sangat memperihatinkan.

Dalam tenda jemaah haji Indonesia terlihat sangat sempit saat Tim Pengawas Haji DPR RI meninjau lokasi di Mina, Senin (17/6/2024).

Jemaah tampak berdesak-desakan, ada yang tidur sambil duduk berhimpitan, ada yang terlelap sambil menekuk badan.

Sebagian jemaah yang tidak kebagian tempat, terpaksa tidur bergelimpangan di lorong luar tenda, beralaskan apa saja supaya bisa istirahat melepas lelah.

Kondisi ini membuat para tamu Tuhan tidak nyaman. Suasana seperti itu mirip dengan barak pengungsian.

Anggota Timwas Haji DPR H Wisnu Wijaya Adiputra mengatakan, kondisi itu karena tenda yang disediakan di bawah dari kapasitas. Sehingga dengan terpaksa sebagian jemaah berbaur antara jemaah laki-laki dan perempuan tanpa pembatas.

“Kami menyesalkan buruknya pelayanan jemaah di Mina ini,”kata Wisnu dikutip dari pernyataan resmi di situs parlemen.

“Jemaah yang tidur di luar tenda juga sangat tidak baik untuk kesehatan jemaah haji, lebih-lebih buat jemaah kita yang lanjut usia. Kemenag harus lakukan evaluasi besar-besaran untuk memperbaiki persoalan ini,”sambungnya lagi.

Persoalan seperti itu kata Wisnu, tidak hanya menimpa jemaah haji reguler tapi juga jemaah haji plus, bahkan lebih parah.

Dia bilang seperti Di Maktab 111 tempat jemaah haji plus bermukim, kata dia, tenda jemaah haji plus berkapasitas 80 orang terpaksa ditempati 1.200 orang.

Pihaknya juga menemukan adanya jemaah yang diusir dari tenda akibat penempatan tenda jemaah haji Indonesia yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan.

“Mereka terpaksa meninggalkan tenda karena hak-haknya tidak bisa terpenuhi karena salah tempat. Semestinya tidak akan terjadi kalau Kemenag bisa mengantisipasi sejak awal,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI itu. (Fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden

2 June 2026 - 17:59 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

MK Tegaskan Sanksi Tegas Parpol Tak Penuhi Kuota 30% Perempuan

26 May 2026 - 10:57 WITA

MK Tegaskan Kepastian Hukum IKN, Jakarta Tetap Masih Ibukota

12 May 2026 - 10:34 WITA

Trending on Nasional