Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Nasional

Memprihatinkan! Vibes Jemaah Haji Indonesia di Mina Arab Saudi Seperti Camp Pengungsian

badge-check


					Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI Perbesar

Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI

Fasenews.id – Fasilitas tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, jadi sorotan karena kondisinya yang sangat memperihatinkan.

Dalam tenda jemaah haji Indonesia terlihat sangat sempit saat Tim Pengawas Haji DPR RI meninjau lokasi di Mina, Senin (17/6/2024).

Jemaah tampak berdesak-desakan, ada yang tidur sambil duduk berhimpitan, ada yang terlelap sambil menekuk badan.

Sebagian jemaah yang tidak kebagian tempat, terpaksa tidur bergelimpangan di lorong luar tenda, beralaskan apa saja supaya bisa istirahat melepas lelah.

Kondisi ini membuat para tamu Tuhan tidak nyaman. Suasana seperti itu mirip dengan barak pengungsian.

Anggota Timwas Haji DPR H Wisnu Wijaya Adiputra mengatakan, kondisi itu karena tenda yang disediakan di bawah dari kapasitas. Sehingga dengan terpaksa sebagian jemaah berbaur antara jemaah laki-laki dan perempuan tanpa pembatas.

“Kami menyesalkan buruknya pelayanan jemaah di Mina ini,”kata Wisnu dikutip dari pernyataan resmi di situs parlemen.

“Jemaah yang tidur di luar tenda juga sangat tidak baik untuk kesehatan jemaah haji, lebih-lebih buat jemaah kita yang lanjut usia. Kemenag harus lakukan evaluasi besar-besaran untuk memperbaiki persoalan ini,”sambungnya lagi.

Persoalan seperti itu kata Wisnu, tidak hanya menimpa jemaah haji reguler tapi juga jemaah haji plus, bahkan lebih parah.

Dia bilang seperti Di Maktab 111 tempat jemaah haji plus bermukim, kata dia, tenda jemaah haji plus berkapasitas 80 orang terpaksa ditempati 1.200 orang.

Pihaknya juga menemukan adanya jemaah yang diusir dari tenda akibat penempatan tenda jemaah haji Indonesia yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan.

“Mereka terpaksa meninggalkan tenda karena hak-haknya tidak bisa terpenuhi karena salah tempat. Semestinya tidak akan terjadi kalau Kemenag bisa mengantisipasi sejak awal,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI itu. (Fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil

24 April 2026 - 16:54 WITA

Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

19 April 2026 - 19:32 WITA

XLSMART Berangkatkan 700 Pemudik Jelang Lebaran 2026

18 March 2026 - 05:38 WITA

Resmi Ditahan KPK, Gus Yakut Bilang Tak Terima Aliran Duit Penentuan Kuota Haji

12 March 2026 - 15:05 WITA

Megawati Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei

3 March 2026 - 12:35 WITA

Trending on Nasional