Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Advertorial

Dukung Lomba Desa 2025, DPMPD Kaltim Gelar FGD untuk Persiapkan Perwakilan Desa dan Kelurahan

badge-check


					Suasana FGD (Focus Group Discussion) yang DIgelar oleh DPMPD Kaltim/FASENEWS.ID Perbesar

Suasana FGD (Focus Group Discussion) yang DIgelar oleh DPMPD Kaltim/FASENEWS.ID

FASENEWS.ID – Pada Senin, 2 Desember 2024, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh 100 peserta dari perwakilan desa dan kelurahan se-Kalimantan Timur.

FGD ini diadakan di Kantor DPMPD Kaltim yang terletak di Jalan MT Haryono, Samarinda.

Tujuan utama dari FGD ini adalah untuk memberikan arahan kepada desa dan kelurahan agar dapat aktif berpartisipasi dalam lomba desa dan kelurahan yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMPD Kaltim, Dakwan, menekankan pentingnya FGD ini untuk menyampaikan informasi terkait strategi agar desa dan kelurahan bisa berkompetisi di lomba bergengsi tersebut.

“Melalui FGD, kami ingin desa dan kelurahan di Kaltim tahu apa yang diperlukan untuk ikut lomba, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun nasional,” jelas Dakwan.

Menurut Dakwan, lomba desa dan kelurahan telah diatur dalam Permendagri No. 81 Tahun 2015, yang mencakup tahapan dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional.

Ia menambahkan, peserta FGD ini terdiri dari utusan berbagai kelurahan dan desa se-Kalimantan Timur, meskipun tidak semuanya dapat hadir karena jarak yang jauh.

“Tidak semua hadir dari pengurus per-kelurahan atau desa se-Kaltim di acara ini, karena kami hanya meminta perwakilan saja dari kabupaten kota, karena khawatir yang jauh tidak bisa ikut kegiatan ini,” ucap Dakwan.

Selain perwakilan desa dan kelurahan, acara ini juga dihadiri oleh pembina dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di seluruh Kaltim.

“Dari pembina dinas pemberdayaan masyarakat dan desa se-Kaltim juga turut hadir, salah satunya utusan Balikpapan hadir Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan,” tambah Dakwan.

Pada tahun 2025 mendatang, aka nada tujuh kabupaten di Kaltim akan berkompetisi di kategori desa, dan sembilan kabupaten/kota akan bersaing di kategori kelurahan.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada desa dan kelurahan di Kaltim untuk mempersiapkan diri dan meraih prestasi lebih baik di lomba ini,” tutur Dakwan.

Dengan total 841 desa dan 197 kelurahan di Kaltim, lomba ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menampilkan potensi terbaik masing-masing.

Diharapkan, FGD ini dapat memotivasi desa dan kelurahan di Kaltim untuk mengikuti lomba desa dan kelurahan di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial