Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

DPMPD Kaltim Berencana Kunjungi Desa Gerunggung untuk Atasi Masalah Infrastruktur

badge-check


					Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Provinsi Kaltim, Aswanda/ Foto: FASENEWS.ID Perbesar

Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Provinsi Kaltim, Aswanda/ Foto: FASENEWS.ID

FASENEWS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), terus bekerja keras mengurangi jumlah desa tertinggal di wilayahnya.

DPMPD memberikan perhatian khusus pada empat desa tertinggal di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yakni Desa Deraya, Desa Lemper, Desa Tanjung Soke, dan Desa Gerunggung.

Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda, mengungkapkan bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan langkah-langkah konkret dalam mengatasi masalah desa tertinggal.

“Kami akan turun langsung ke Kutai Barat untuk melihat apa saja kebutuhan mendesak yang bisa segera diintervensi. Target kami adalah tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim dalam beberapa tahun ke depan,” ucap Aswanda.

Hambatan utama yang dialami desa-desa tertinggal, menurut Aswanda, adalah buruknya kondisi infrastruktur, khususnya jalan. Kesulitan akses ini menjadi tantangan besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami akan memfokuskan kunjungan pada penyediaan infrastruktur, sehingga pembangunan bisa dilakukan lebih merata. Desa tertinggal ini harus segera naik level menjadi berkembang atau bahkan maju,” terangnya.

Aswanda menyoroti Desa Gerunggung sebagai bukti dampak buruk infrastruktur yang kurang memadai, meskipun memiliki potensi ekonomi melalui peternakan sapi, warga menghadapi kesulitan besar dalam menjual hasil ternak akibat kondisi jalan yang rusak.

“Kami menghadapi kendala karena jalan menuju desa ini masih berupa jalan tanah, yang sebagian besar kepemilikannya ada di tangan perusahaan-perusahaan swasta. Diperlukan pembebasan lahan agar pembangunan jalan yang layak bisa dilakukan,” lanjutnya.

Aswanda menambahkan bahwa akses ke desa-desa tersebut cukup lancar saat cuaca panas. Namun, saat hujan turun, perjalanan bisa menjadi sangat sulit, bahkan memakan waktu hingga satu hari satu malam akibat jalan yang licin dan berlumpur.

Kemudian, ia menyatakan bahwa agar desa-desa dapat mencapai status desa berkembang atau bahkan mandiri, tiga indeks utama, yaitu indeks ketahanan lingkungan, ekonomi, dan sosial, harus ditingkatkan.

“Jika infrastruktur jalan sudah baik, tiga indeks ini akan mengikuti, dan perkembangan status desa pun akan meningkat seiring waktu,” sambung Aswanda.

Kunjungan ke desa-desa tersebut juga menjadi agenda DPMPD, yang diproyeksikan akan dilakukan pada pertengahan November 2024.

Kepala Kampung Desa Gerunggung, Rahman, mendukung penuh inisiatif DPMPD Kaltim dan berharap kunjungan pemerintah maupun media dapat memperlihatkan kondisi nyata desa tersebut.

“Dengan begitu, mereka bisa memahami apa yang sebenarnya kami alami di sini,” terang Rahman. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial