SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan perhatian serius terhadap rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah kota. Ia menekankan agar keberadaan koperasi tersebut tidak sekadar menjadi simbol, melainkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Iswandi, konsep koperasi harus dirancang secara cermat agar tidak justru mematikan usaha kecil dan menengah yang telah lebih dulu tumbuh di tengah masyarakat.
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, jika koperasi hanya menjalankan usaha yang serupa dengan apotek atau ritel modern seperti minimarket, maka potensi konflik ekonomi akan sulit dihindari.
“Yang terpenting, koperasi harus memberi nilai tambah, bukan menjadi pesaing langsung usaha yang sudah ada,” ujarnya.
Dengan rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di 59 kelurahan di Samarinda, Iswandi mengusulkan pendekatan yang lebih strategis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia mendorong agar koperasi diarahkan menjadi agen distribusi LPG 3 kilogram.
Menurutnya, langkah tersebut jauh lebih realistis dan berdampak langsung, terutama dalam mengatasi persoalan klasik kelangkaan gas elpiji bersubsidi yang kerap dikeluhkan warga.
“Kalau koperasi menjadi agen LPG 3 kilogram, distribusinya bisa langsung menjangkau RT-RT. Ini lebih efektif dibanding membuka usaha yang sudah banyak pesaingnya,” jelasnya.
Lebih jauh, Iswandi juga mengusulkan adanya konsorsium antar koperasi di tingkat kelurahan. Dengan dukungan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp3 miliar per kelurahan, ia melihat peluang besar untuk membangun sistem yang lebih terintegrasi, bahkan hingga pada tahap pendirian pabrik pengisian LPG.
“Kalau digabungkan, ini bisa menjadi kekuatan besar. Kita bisa bicara sampai ke pembangunan pabrik pengisian LPG. Ini lebih jelas arah dan manfaatnya,” tambahnya.
Ia berharap, pemerintah kota dapat mempertimbangkan gagasan tersebut secara matang agar Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat sekaligus solusi konkret atas persoalan kebutuhan energi masyarakat.
(Fran)











