Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Viktor Yuan Dorong Peremajaan Angkot: Bukan Dibiarkan Mati Perlahan

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist) Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyoroti kondisi angkutan kota (angkot) yang makin terpinggirkan akibat dominasi transportasi berbasis aplikasi.

Ia menilai Pemerintah Kota Samarinda belum optimal dalam memberikan pembinaan maupun perlindungan bagi moda transportasi tradisional tersebut.

“Angkot yang dulu menjadi ikon transportasi kota ini, sekarang mulai ditinggalkan. Mereka kalah secara sistem dan layanan, tapi bukan berarti pemerintah bisa tutup mata,” kata Viktor.

Menurutnya, angkot masih memiliki fungsi penting, terutama untuk menjangkau area yang tidak dilalui transportasi online atau kendaraan pribadi. Karena itu, Viktor mendorong Dinas Perhubungan untuk segera merancang strategi pembinaan yang konkret dan terukur.

“Revitalisasi angkot sangat dibutuhkan, mulai dari pembaruan armada, pengaturan ulang rute, hingga peningkatan kualitas SDM sopir. Ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga soal keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil,” jelasnya.

Viktor juga menegaskan pentingnya dukungan anggaran khusus bagi transportasi umum konvensional. Ia khawatir tanpa intervensi nyata, angkot akan terus tergerus dan menciptakan kesenjangan akses transportasi di kota ini.

“Kalau Pemkot serius ingin mewujudkan transportasi yang adil dan merata, maka angkot tidak boleh dibiarkan mati perlahan. Dibutuhkan intervensi, tidak cukup hanya dengan regulasi, tapi juga insentif nyata,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar Samarinda tidak kehilangan identitas transportasi massalnya di tengah arus digitalisasi. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial