Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Kolaborasi untuk Pengembangan Posyandu Bersama DPMPD Kaltim, Desa Tanah Datar Prioritaskan Pencegahan Stunting

badge-check


					Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id Perbesar

Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id

FASENEWS.ID – Kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui DPMPD Kaltim dan pemerintah desa membuka peluang besar untuk mempercepat inovasi di berbagai sektor, salah satunya pengembangan Posyandu.

Posyandu kini tak hanya menjadi layanan kesehatan balita, tetapi juga inovasi yang menjangkau remaja hingga lansia dengan jadwal yang lebih fleksibel.

Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, mengungkapkan bahwa pendekatan baru ini telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Ada inovasi-inovasi untuk menarik warga agar rutin memeriksakan kesehatan. Jadwal Posyandu kini menyesuaikan kebutuhan, termasuk untuk remaja dan lansia,” ungkap perempuan yang biasa disapa Ros.

Soal pengembangan Posyandu, Desa Tanah Datar di Kutai Kartanegara menjadi salah satu desa yang memanfaatkan program ini secara maksimal.

Anwar, Kepala Desa Tanah Datar, mengatakan dukungan intensif melalui DPMPD sebagai pembina desa memberi dampak signifikan pada pembangunan desa.

“Pendampingan yang diberikan sangat membantu kami mengembangkan potensi desa. Program kami kini lebih terarah dan berfokus pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Anwar menuturkan, pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi prioritas utama melalui Posyandu terintegrasi. Posyandu juga memberikan konseling gizi, dan penyediaan makanan sehat bagi balita.

Tak hanya itu, layanan untuk ibu hamil dan menyusui juga ditingkatkan demi memastikan kesehatan generasi mendatang.

“Kami berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik, terutama bagi ibu dan anak, guna menurunkan angka stunting di desa kami,” pungkasnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial