Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Kolaborasi untuk Pengembangan Posyandu Bersama DPMPD Kaltim, Desa Tanah Datar Prioritaskan Pencegahan Stunting

badge-check


					Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id Perbesar

Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id

FASENEWS.ID – Kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui DPMPD Kaltim dan pemerintah desa membuka peluang besar untuk mempercepat inovasi di berbagai sektor, salah satunya pengembangan Posyandu.

Posyandu kini tak hanya menjadi layanan kesehatan balita, tetapi juga inovasi yang menjangkau remaja hingga lansia dengan jadwal yang lebih fleksibel.

Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, mengungkapkan bahwa pendekatan baru ini telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Ada inovasi-inovasi untuk menarik warga agar rutin memeriksakan kesehatan. Jadwal Posyandu kini menyesuaikan kebutuhan, termasuk untuk remaja dan lansia,” ungkap perempuan yang biasa disapa Ros.

Soal pengembangan Posyandu, Desa Tanah Datar di Kutai Kartanegara menjadi salah satu desa yang memanfaatkan program ini secara maksimal.

Anwar, Kepala Desa Tanah Datar, mengatakan dukungan intensif melalui DPMPD sebagai pembina desa memberi dampak signifikan pada pembangunan desa.

“Pendampingan yang diberikan sangat membantu kami mengembangkan potensi desa. Program kami kini lebih terarah dan berfokus pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Anwar menuturkan, pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi prioritas utama melalui Posyandu terintegrasi. Posyandu juga memberikan konseling gizi, dan penyediaan makanan sehat bagi balita.

Tak hanya itu, layanan untuk ibu hamil dan menyusui juga ditingkatkan demi memastikan kesehatan generasi mendatang.

“Kami berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik, terutama bagi ibu dan anak, guna menurunkan angka stunting di desa kami,” pungkasnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial