Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

Kolaborasi untuk Pengembangan Posyandu Bersama DPMPD Kaltim, Desa Tanah Datar Prioritaskan Pencegahan Stunting

badge-check


					Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id Perbesar

Kolase Kegiatan Posyandu Terintegrasi di Desa Tanah Datar Kukar dengan Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim/ kolase oleh fasenews.id

FASENEWS.ID – Kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui DPMPD Kaltim dan pemerintah desa membuka peluang besar untuk mempercepat inovasi di berbagai sektor, salah satunya pengembangan Posyandu.

Posyandu kini tak hanya menjadi layanan kesehatan balita, tetapi juga inovasi yang menjangkau remaja hingga lansia dengan jadwal yang lebih fleksibel.

Roslindawaty, Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, mengungkapkan bahwa pendekatan baru ini telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Ada inovasi-inovasi untuk menarik warga agar rutin memeriksakan kesehatan. Jadwal Posyandu kini menyesuaikan kebutuhan, termasuk untuk remaja dan lansia,” ungkap perempuan yang biasa disapa Ros.

Soal pengembangan Posyandu, Desa Tanah Datar di Kutai Kartanegara menjadi salah satu desa yang memanfaatkan program ini secara maksimal.

Anwar, Kepala Desa Tanah Datar, mengatakan dukungan intensif melalui DPMPD sebagai pembina desa memberi dampak signifikan pada pembangunan desa.

“Pendampingan yang diberikan sangat membantu kami mengembangkan potensi desa. Program kami kini lebih terarah dan berfokus pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Anwar menuturkan, pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi prioritas utama melalui Posyandu terintegrasi. Posyandu juga memberikan konseling gizi, dan penyediaan makanan sehat bagi balita.

Tak hanya itu, layanan untuk ibu hamil dan menyusui juga ditingkatkan demi memastikan kesehatan generasi mendatang.

“Kami berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik, terutama bagi ibu dan anak, guna menurunkan angka stunting di desa kami,” pungkasnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial