Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Program Desa Presisi: Pengumpulan Data di Desa Loa Lepu Selesai Dilaksanakan

badge-check


					Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda saat melakukan pengecekan Program Data Desa Presisi di Kukar/Foto: Fasenews.id Perbesar

Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda saat melakukan pengecekan Program Data Desa Presisi di Kukar/Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID – Program Desa Presisi di Desa Loa Lepu, Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim, telah menyelesaikan proses pengumpulan datanya.

Robianur, Kasi Pemerintahan Desa Loa Lepu, mengungkapkan bahwa pendataan ini melibatkan 14 sampai 15 enumerator.

Ia menyadari tantangan dalam berhadapan dengan sebagian masyarakat yang merasa bahwa pertanyaan dalam survei terlalu pribadi.

Diketahui, total kartu keluarga tercatat lebih dari 400 KK.

“Kami jelaskan terlebih dahulu apa tujuan dan maksud sensus ini karena ini kan dekat pemilu untuk menghindari penyalahgunaan datanya, cuman kami jelaskan kembali dari awal, secara perlahan jadi masyarakat mau diajak kerja sama,” terangnya.

Robianur mengungkapkan bahwa sejak bulan Agustus 2024, pengumpulan data spasial melibatkan 3 enumerator, sementara pengumpulan data sosial dan ekonomi secara rinci melibatkan 12 enumerator mulai bulan September.

Proses pendataan yang didukung oleh teknologi online berjalan lancar berkat kerja sama antara masyarakat, aparatur desa, dan tim pendamping dari IPB dalam menyelesaikan 250 pertanyaan yang diajukan.

“Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan mendasar semua termasuk sebulan makannya apa, penghasilan berapa, mereka jawab semua dan kami terbantu,” jelasnya.

“Kami membagi tugas karena ada 6 RT, seperti saya mengumpulkan data perkebunan, melaporkan kondisi jalan, titiknya di mana, kalau sekolah, kepala sekolah siapa, total anak muridnya,” ucapnya.

Sebagai salah satu desa yang berpartisipasi dalam program ini, Desa Loa Tepu menjadi tempat pelaksanaan pelatihan pada 29 Agustus 2024.

Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda, menegaskan bahwa data ini akan berguna bagi Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial