Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Advertorial

Partisipasi Masyarakat dalam Program Data Desa Presisi di Kutai Kartanegara

badge-check


					Wilayah Kecamatan Kota Bangun Darat Kutai Kartanegara/Foto: IST Perbesar

Wilayah Kecamatan Kota Bangun Darat Kutai Kartanegara/Foto: IST

FASENEWS.ID – Terdapat 104 desa di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ikut serta dalam program inovatif Data Desa Presisi (DDP) yang digagas oleh Universitas IPB.

Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda, menyatakan bahwa tujuan program ini adalah mengumpulkan data akurat untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan, terutama dalam konteks posisi strategis Kutai Kartanegara yang berbatasan langsung dengan IKN Nusantara.

“Program data Desa Presisi ini memanfaatkan teknologi drone dan partisipasi masyarakat desa untuk menghasilkan peta dan data tematik yang mencakup berbagai aspek penting, seperti demografi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur,” ucapnya.

Setiap desa akan menerima data monografi dan peta desa yang dirancang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan aktual di wilayah masing-masing dalam proses implementasinya.

“Melalui partisipasi aktif dari masyarakat desa, kami berharap data yang terkumpul memiliki presisi tinggi dan mampu mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan,” ungkap Aswanda.

Program ini juga berfungsi untuk menumbuhkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan desa, dengan melibatkan pemuda desa sebagai enumerator.

Program ini melibatkan sepuluh kecamatan di Kutai Kartanegara, yaitu Kota Bangun, Kota Bangun Darat, Loa Janan, Loa Kulu, Tenggarong Seberang, Tenggarong, Sebulu, Anggana, Sanga-Sanga, dan Muara Kaman, sebagai lokasi utama pengumpulan data.

Setiap desa akan memperoleh peta desa dan data dasar, setiap desa dapat memanfaatkan informasi tersebut dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), memastikan program yang dibuat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Dengan keterlibatan 104 desa, diharapkan program Data Desa Presisi mampu mengakselerasi pembangunan yang merata di wilayah Kutai Kartanegara, mengurangi ketimpangan, dan mempersiapkan masyarakat desa menghadapi dampak pembangunan IKN Nusantara yang akan berkembang pesat di masa mendatang,” jelasnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Pancasila sebagai Nafas Persatuan, Ronal Stephen Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial

1 June 2026 - 14:51 WITA

Literasi Politik dan Digital, Pilar Ketahanan Generasi Muda di Era Informasi

30 May 2026 - 07:24 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Sistem Pelaporan Sosial, Antisipasi Kasus Terungkap Setelah Viral

29 May 2026 - 05:51 WITA

Penertiban Parkir Liar Truk Gandeng di Jalan Teuku Umar Harus Tanpa Toleransi

26 May 2026 - 15:19 WITA

Penataan Reklame Samarinda Menuju Babak Baru, DPRD Siapkan Payung Hukum Lebih Adaptif

25 May 2026 - 15:48 WITA

Trending on Advertorial