Menu

Dark Mode
Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN Kebakaran Hebat di Jakarta Pusat Hanguskan 250 Bangunan, 3 Orang Terluka BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

Daerah

Kadin Kaltim Rekomendasikan Pemanfaatan Lahan di PPU untuk Pemenuhan Pangan IKN

badge-check


					etua Umum Kamar Dagang Provinsi Kaltim, Dayang Donna Faroek/ Foto: IST Perbesar

etua Umum Kamar Dagang Provinsi Kaltim, Dayang Donna Faroek/ Foto: IST

Fasenews.id, Samarinda – Kamar Dagang (Kadin) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong adanya ketahanan pangan di Benua Etam dengan memanfaatkan lahan potensial di sekitar Ibukota Nusantara (IKN).

Ketua Kadin Kaltim, Dayang Donna Faroek menilai, saat ini Kaltim belum mencapai swasembada pangan dan masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah, seperti Jawa dan Sulawesi.

Olehnya dia mendorong keterlibatan pemerintah pusat untuk ketahanan pangan di benua Etam.

Menurutnya beban pangan di Kaltim akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dengan hadirnya Ibukota Nusantara (IKN).

Atas hal tersebut, dia merekomendasikan pengelolaan lahan persawahan yang potensial untuk dikembangkan.

Lokasinya berada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam upaya mendukung program ketahanan pangan di IKN.

“Di Kabupaten PPU memiliki hamparan lahan persawahan kurang lebih 13.000 hektar. Potensi ini sangat bagus untuk ditindaklanjuti dalam hal penyediaan produksi beras untuk kedepannya,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (06/08/2024).

Rekomendasi itu telah mereka sampaikan saat berdialog dengan Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, beberapa waktu lalu.

Dia juga sudah berkoordinasi dengan Otorita IKN dan beberapa deputi untuk membahas masalah ini, menawarkan lahan persawahan tersebut.

Menurutnya, pemanfaatan lahan persawahan itu memerlukan kolaborasi yang besar, dari Kementerian PUPR untuk kebutuhan pengairan, Kementerian Pertanian untuk pasokan bibit dan pupuk, serta Pemkab sebagai pemilik lahan, dan juga masyarakat setempat.

“Kalau tidak salah dari Kementerian Pertanian sudah mulai turun untuk melihat lahan tersebut, artinya pemerintah pusat sangat tertarik dengan potensi persawahan ini, dengan tujuan untuk membantu ketahanan pangan padi,” pungkasnya. (bon)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Dorong Kreativitas Anak Muda Samarinda, Sugiono Luncurkan Creative Competition

9 June 2026 - 09:59 WITA

PAC PDI Perjuangan Sungai Pinang Perkuat Basis, Tegaskan Komitmen Partai Hadir Nyata untuk Rakyat

25 May 2026 - 16:19 WITA

MUNAS IKA UNMUL 2026: Agus Suwandy Terpilih Aklamasi

25 May 2026 - 10:48 WITA

Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi

26 April 2026 - 09:04 WITA

Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan

26 April 2026 - 08:41 WITA

Trending on Daerah