Menu

Dark Mode
Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu

News

Seputar Hal soal Danantara, Superholding yang Naungi 7 BUMN Besar di Indonesia, Termasuk MIND ID

badge-check


					Gedung Danantara/ Foto: katadata Perbesar

Gedung Danantara/ Foto: katadata

FASENEWS.ID –  Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah resmi diumumkan akan mengelola tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar di Indonesia.

Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, menandai langkah penting dalam upaya konsolidasi aset-aset negara untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Pelantikan Muliaman Hadad sebagai Kepala dan Kaharuddin Djenod Daeng sebagai Wakil dilaksanakan pada 22 Oktober 2024, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 142/P Tahun 2024.

Sementara payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) untuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kini telah memasuki tahap finalisasi.

Lembaga ini berfungsi sebagai superholding yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing BUMN di pasar global.

Superholding BUMN Danantara dirancang untuk menjadi superholding yang mengkonsolidasikan aset-aset berbagai BUMN.

Berikut adalah fungsi dan tugas dari Danantara:

1.Fungsi

-Pengelolaan Aset: Danantara bertugas untuk mengelola aset dan investasi negara di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ini berarti bahwa Danantara akan memiliki fleksibilitas dalam mengelola investasi yang lebih luas, tidak terbatas pada anggaran tahunan pemerintah.

-Optimalisasi Sumber Daya: Lembaga ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi aset-aset milik pemerintah, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melalui koordinasi yang lebih baik antara berbagai aset, Danantara diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.

-Katalisator Pertumbuhan Ekonomi: Sebagai badan investasi, Danantara dirancang untuk berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi. Dengan mengkonsolidasikan aset-aset penting dan memanfaatkan sumber daya yang ada, Danantara akan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkualitas.

-Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi yang lebih terencana.

-Menciptakan sinergi antara BUMN untuk memaksimalkan potensi dan mengurangi duplikasi fungsi.

2.Tugas

-Konsolidasi Aset: Salah satu tugas utama Danantara adalah mengkonsolidasikan Indonesia Investment Authority (INA) dan tujuh BUMN besar yang menjadi bagian dari pengelolaannya.

Ketujuh BUMN tersebut mencakup PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT PLN, PT Pertamina, PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Telkom Indonesia, dan PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID).

Kepala BPI Danantara, Muliaman D. Hadad, menekankan bahwa jumlah BUMN yang dikelola kemungkinan akan bertambah dengan adanya perubahan peraturan yang sedang diusulkan.

Pembentukan payung hukum berupa peraturan pemerintah dan peraturan presiden terkait Danantara juga telah masuk tahap finalisasi, yang diharapkan segera ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto setelah lawatannya ke beberapa negara.

-Pengelolaan Investasi: Danantara akan mengelola total aset yang diperkirakan mencapai sekitar USD600 miliar (sekitar Rp9.504 triliun). Dalam beberapa tahun ke depan, lembaga ini menargetkan untuk meningkatkan total aset yang dikelola hingga mencapai USD982 miliar.

3. Disiapkan Jadi SWF Terbesar di Dunia 

Dengan demikian, Danantara diproyeksikan menjadi salah satu Sovereign Wealth Fund (SWF) terbesar di dunia.

-Menciptakan Sinergi: Danantara juga bertugas untuk membangun sinergi antara aset-aset negara yang sebelumnya tersebar di berbagai kementerian dan BUMN. Dengan menciptakan kolaborasi yang lebih baik di antara berbagai entitas, Danantara dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional, serta mengurangi duplikasi fungsi yang tidak perlu.

-Menarik Investasi Asing: Danantara diharapkan dapat memperkuat posisi ekonomi Indonesia di pasar global, sekaligus menarik investasi asing.

Melalui pengelolaan yang strategis dan transparansi yang lebih baik, Danantara ingin menunjukkan potensi investasi di Indonesia dan membangun kepercayaan di kalangan investor internasional. (naf)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

PA GMNI Kaltim: Demonstrasi 21 April Adalah “Koreksi Cinta” untuk Pemerintah

19 April 2026 - 10:40 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

KNPI Samarinda Soroti Penghapusan Bankeu dan BPJS, Kebijakan Pemprov Kaltim Dinilai “Menyakiti Rakyat”,

11 April 2026 - 14:30 WITA

Trending on News