Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

News

Puluhan Prajurit TNI Serang Warga Desa Selamat Deli Serdang, Pangdam I Bukit Barisa Minta Maaf 

badge-check


					Kolase text kejadian penyerangan warga desa oleh anggota TNI/ fasenews.id Perbesar

Kolase text kejadian penyerangan warga desa oleh anggota TNI/ fasenews.id

FASENEWS.ID – Puluhan prajurit TNI dilaporkan melakukan penyerangan kepada warga desa.

Kejadian ini terjadi di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (8/11/2024).

Pihak TNI yang melakukan penyerangan dilaporkan berasal dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan.

Tim redaksi Fasenews.id himpun informasi terkait laporan penyerangan aparat TNI ke warga Desa Selamat itu.

1. Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia 

Dari kejadian penyerangan aparat TNI di Desa Selamat itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Warga yang meninggal dunia itu atas nama Raden Barus.

Selain adanya warga meninggal dunia, beberapa warga lain dilaporkan mengalami luka-luka.

2. Pengakuan Kepala Desa

Dilansir dari Kompas.com, pengakuan diberikan Kepala Desa Selamat, Bahrun.

Dia sampaikan, aparat TNI itu ketika datang ke Desa Selamat, tak mengenakan seragam tugas.

Kedatangan mereka sekitar pukul 22.00 WIB.

Kabar beredar, kedatangan aparat TNI itu karena pihak mereka mencari warga yang berselisih dengan TNI di jalan.

”Kami tidak tahu pasti alasan mereka menyerang warga kami. Kata mereka, ada cekcok antara anggota Armed dengan warga saat melintas di jalan dengan sepeda motor. Mereka menyerang kami dengan membabi buta,” kata Bahrun.

3. Diduga ada 33 Prajurit Terlibat

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha mengatakan, 33 prajurit TNI Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan diduga terlibat penyerangan terhadap warga Desa Selamat.

Terkait hal ini, Panglima Kodam I Bukit Barisan Letjen Mochammad Hasan menyampaikan permohonan maaf.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya. Kalaupun saya harus menggantikan almarhum, saya siap melakukan itu sekarang. Saya ikhlas,” kata Hasan dengan pengeras suara saat mengikuti acara adat pemakaman Raden Barus di jambur Desa Selamat, Minggu (10/11/2024). (as)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Filosofi Di Balik Ritual Menginjak Kepala Kerbau dan Gelar Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi di Lampung

28 June 2026 - 11:46 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

BGN Menembus Batas Negara: Wacanakan Layanan Gizi di Jeddah, Sasar Ribuan Siswa

2 June 2026 - 03:11 WITA

Seno Aji Bantah Tudingan Dalang Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud

28 May 2026 - 14:50 WITA

Trending on News