Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Nasional

Memprihatinkan! Vibes Jemaah Haji Indonesia di Mina Arab Saudi Seperti Camp Pengungsian

badge-check


					Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI Perbesar

Kondisi di tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi/ Foto: Dok DPR RI

Fasenews.id – Fasilitas tenda jemaah Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, jadi sorotan karena kondisinya yang sangat memperihatinkan.

Dalam tenda jemaah haji Indonesia terlihat sangat sempit saat Tim Pengawas Haji DPR RI meninjau lokasi di Mina, Senin (17/6/2024).

Jemaah tampak berdesak-desakan, ada yang tidur sambil duduk berhimpitan, ada yang terlelap sambil menekuk badan.

Sebagian jemaah yang tidak kebagian tempat, terpaksa tidur bergelimpangan di lorong luar tenda, beralaskan apa saja supaya bisa istirahat melepas lelah.

Kondisi ini membuat para tamu Tuhan tidak nyaman. Suasana seperti itu mirip dengan barak pengungsian.

Anggota Timwas Haji DPR H Wisnu Wijaya Adiputra mengatakan, kondisi itu karena tenda yang disediakan di bawah dari kapasitas. Sehingga dengan terpaksa sebagian jemaah berbaur antara jemaah laki-laki dan perempuan tanpa pembatas.

“Kami menyesalkan buruknya pelayanan jemaah di Mina ini,”kata Wisnu dikutip dari pernyataan resmi di situs parlemen.

“Jemaah yang tidur di luar tenda juga sangat tidak baik untuk kesehatan jemaah haji, lebih-lebih buat jemaah kita yang lanjut usia. Kemenag harus lakukan evaluasi besar-besaran untuk memperbaiki persoalan ini,”sambungnya lagi.

Persoalan seperti itu kata Wisnu, tidak hanya menimpa jemaah haji reguler tapi juga jemaah haji plus, bahkan lebih parah.

Dia bilang seperti Di Maktab 111 tempat jemaah haji plus bermukim, kata dia, tenda jemaah haji plus berkapasitas 80 orang terpaksa ditempati 1.200 orang.

Pihaknya juga menemukan adanya jemaah yang diusir dari tenda akibat penempatan tenda jemaah haji Indonesia yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan.

“Mereka terpaksa meninggalkan tenda karena hak-haknya tidak bisa terpenuhi karena salah tempat. Semestinya tidak akan terjadi kalau Kemenag bisa mengantisipasi sejak awal,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI itu. (Fran)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Megawati Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei

3 March 2026 - 12:35 WIB

Pilkada Melalui DPRD Bisa Dilakukan Jika Revisi UU Pilkada

15 January 2026 - 11:30 WIB

Ratusan Guru Sekolah Rakyat Mundur, Mensos: Banyak yang Siap Mengganti

29 July 2025 - 14:23 WIB

Hasil Putusan MK, Pemilu dan Pilkada 2029 Tak Lagi Serentak

27 June 2025 - 10:55 WIB

Tak Hanya Mengurangi Takaran, Begini Modus Baru Kecurangan Minyakita

15 March 2025 - 19:11 WIB

Trending on Nasional