Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Daerah

Kantongi 30 Nama Sekolah Diduga Praktik Jual Beli Buku, Ridwan Tassa: Kami Serius Selesaikan

badge-check


					Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Sebanyak 30 sekolah yang telah terdata diduga melakukan praktik jual-beli buku paket-LKS di sekolah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membentuk tim khusus dalam menyelidiki sejumlah laporan tersebut.

Asisten I Pemkot Samarinda, Ridwan Tassa, mengatakan komitmennya dalam menyelidiki laporan dari sejumlah para wali murid.

“Kami akan segera selesaikan sejumlah laporan ini dengan serius,” ucap Ridwan Tassa, Jumat (9/8/2024).

Ridwan juga menuturkan, bahwa nantinya akan ada tim khusus yang melibatkan inspektorat, Tim Wali Kota, untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan sidak ke sekolah yang diduga melakukan praktik jual-beli buku.

Berdasarkan dari bukti-bukti yang telah diterima, tim akan mengunjungi secara langsung sekolah-sekolah yang terkait untuk memverifikasi kebenaran laporan itu.

“Langkah ini diambil bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan dan semua proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Kemudian, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak kepala sekolah untuk mendapatkan gambaran langsung dari lapangan dan memastikan transparansi dalam proses pengadaan buku penunjang.

“Dari pertemuan ini diharapkan dapat memberikan pandangan secara jelas bagaimana kondisi di setiap sekolah,” beber Ridwan Tassa.

Terlepas itu, Jumat mendatang pihaknya akan menggelar rapat guna membahas opsi-opsi terkait teknis pengadaan buku penunjang.

“Kami juga berkomitmen untuk menyiapkan buku penunjang yang dianggarkan pada tahun 2025,” tandasnya. (nit)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro

2 September 2026 - 18:23 WITA

Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah

2 September 2026 - 08:24 WITA

Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa

17 August 2026 - 16:02 WITA

Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan

27 July 2026 - 09:55 WITA

Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder

5 July 2026 - 20:47 WITA

Trending on Samarinda