Menu

Dark Mode
Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214 di Depan Kantor Gubernur Kaltim Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214 Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan Tak Lazim, BGN Habiskan Rp1,5 Miliar Untuk Belanja Semir Sepatu DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

Daerah

Kantongi 30 Nama Sekolah Diduga Praktik Jual Beli Buku, Ridwan Tassa: Kami Serius Selesaikan

badge-check


					Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Foto : Sekolah negeri yang saat ini banyak keluhkan melonjaknya harga buku paket-LKS setiap tahunnya/ Foto: Fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Sebanyak 30 sekolah yang telah terdata diduga melakukan praktik jual-beli buku paket-LKS di sekolah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membentuk tim khusus dalam menyelidiki sejumlah laporan tersebut.

Asisten I Pemkot Samarinda, Ridwan Tassa, mengatakan komitmennya dalam menyelidiki laporan dari sejumlah para wali murid.

“Kami akan segera selesaikan sejumlah laporan ini dengan serius,” ucap Ridwan Tassa, Jumat (9/8/2024).

Ridwan juga menuturkan, bahwa nantinya akan ada tim khusus yang melibatkan inspektorat, Tim Wali Kota, untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan sidak ke sekolah yang diduga melakukan praktik jual-beli buku.

Berdasarkan dari bukti-bukti yang telah diterima, tim akan mengunjungi secara langsung sekolah-sekolah yang terkait untuk memverifikasi kebenaran laporan itu.

“Langkah ini diambil bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan dan semua proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Kemudian, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak kepala sekolah untuk mendapatkan gambaran langsung dari lapangan dan memastikan transparansi dalam proses pengadaan buku penunjang.

“Dari pertemuan ini diharapkan dapat memberikan pandangan secara jelas bagaimana kondisi di setiap sekolah,” beber Ridwan Tassa.

Terlepas itu, Jumat mendatang pihaknya akan menggelar rapat guna membahas opsi-opsi terkait teknis pengadaan buku penunjang.

“Kami juga berkomitmen untuk menyiapkan buku penunjang yang dianggarkan pada tahun 2025,” tandasnya. (nit)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214

21 April 2026 - 14:58 WITA

Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan

20 April 2026 - 15:04 WITA

DPRD Kaltim Siap Sambut Aksi 21 April, Tekankan Dialog Terbuka dan Aksi Damai

19 April 2026 - 16:52 WITA

Agus Suwandi Nilai Perubahan Wajah Kota Samarinda Sebagai Contoh Kongkrit Sinergi Level Pemerintahan

17 April 2026 - 10:29 WITA

Trending on Daerah