Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

Advertorial

Deni Hakim Optimis PAD Samarinda Bisa Meningkat

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : Ist) Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Dalam Rapat Paripurna masa persidangan II tahun 2025, DPRD Kota Samarinda bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) menyampaikan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Anggaran 2024.

Rapat tersebut berlangsung, pada Rabu (14/05/2025) bertempat di ruang rapat paripurna lantai II DPRD Samarinda.

Adapun, Ketua Komisi III DPRD Samarinda yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus LKPj Deni Hakim Anwar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menuntaskan seluruh tahapan kegiatan pansus, mulai dari penyusunan, pelaksanaan, hingga penjaringan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Alhamdulillah, kita sudah membacakan finalisasi rekomendasi terhadap kegiatan Pansus LKPJ 2024. Sekitar 80 persen dari OPD yang kami panggil adalah OPD dengan anggaran besar di Pemkot Samarinda,” ungkapnya usai Rapat Paripurna.

Selain itu, pihaknya juga menerima banyak masukan dan catatan dari OPD terkait sejumlah kendala yang dihadapi selama ini. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah penerapan kebijakan “Money Follow Program” seperti yang diinstruksikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Kebijakan ini bertujuan agar penganggaran dilakukan berdasarkan program, bukan sekadar fungsi, sehingga lebih tepat sasaran,” terangnya.

Lebih lanjut kata Deni, menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah, terutama dari sektor retribusi dan pajak, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, selama ini APBD Samarinda sangat terbantu oleh pendapatan tersebut.

“Kita optimis PAD bisa meningkat lagi dengan menggali potensi retribusi dan pajak secara maksimal,” ujarnya.

Dengan demikian, Pansus LKPj turut menekankan pentingnya pelaksanaan proyek multiyears secara tepat waktu dan tepat guna. Salah satunya adalah proyek revitalisasi Pasar Pagi dan pembangunan terowongan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kota Samarinda.

“Itulah beberapa catatan penting dari Pansus LKPJ tahun ini,” tukasnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota

20 July 2026 - 05:22 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan

18 July 2026 - 05:07 WITA

Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

17 July 2026 - 05:00 WITA

Soroti SPMB, Anhar Minta Pemerintah Berhenti Sekadar Mengganti Sistem

17 July 2026 - 04:57 WITA

Bukan Sekadar “Pak Ogah”, DPRD Dorong Relawan Lalin Naik Kelas

17 July 2026 - 04:14 WITA

Trending on Advertorial