Menu

Dark Mode
Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang Helmi Abdullah Tekankan Pengelolaan Jadi Kunci Keberhasilan Pasar Pagi

Advertorial

Helmi Abdullah Tekankan Pengelolaan Jadi Kunci Keberhasilan Pasar Pagi

badge-check


					Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah

SAMARINDA – Rampungnya revitalisasi Pasar Pagi Samarinda menjadi babak baru dalam penataan kawasan perdagangan di ibu kota Kalimantan Timur. Namun, Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tersebut tidak berhenti pada selesainya pembangunan fisik.

Menurut Helmi, tantangan terbesar kini adalah memastikan pengelolaan dan pemeliharaan pasar berjalan optimal sehingga investasi besar yang telah dikeluarkan pemerintah benar-benar memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat.

“Keputusan pemerintah merevitalisasi pasar tradisional menjadi kawasan yang lebih modern merupakan langkah yang berani dan patut diapresiasi. Tetapi, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai setelah pembangunan selesai,” ujar Helmi, Sabtu (28/6/2026).

Ia menegaskan, indikator keberhasilan revitalisasi bukan hanya tampilan bangunan yang lebih megah, melainkan meningkatnya aktivitas perdagangan, bertambahnya jumlah pengunjung, serta naiknya pendapatan para pedagang.

Karena itu, Pemerintah Kota Samarinda diminta menyusun strategi pengelolaan yang mampu menjadikan Pasar Pagi kembali sebagai pusat belanja utama masyarakat.

“Pasar harus hidup. Jika pedagang berkembang, transaksi meningkat, dan masyarakat semakin nyaman berbelanja, berarti tujuan revitalisasi benar-benar tercapai,” katanya.

Helmi juga menilai wajah baru Pasar Pagi menghadirkan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern.

Meski demikian, ia mengingatkan agar kualitas fasilitas yang telah dibangun tidak mengalami penurunan akibat lemahnya pemeliharaan. Menurutnya, aset publik yang dibangun dengan anggaran besar harus dijaga secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pemerintah harus memastikan seluruh fasilitas tetap terawat. Jangan sampai bangunan yang sudah bagus kehilangan kualitas karena minim perawatan. Kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Helmi berharap revitalisasi Pasar Pagi tidak hanya menghadirkan ikon baru perdagangan di Samarinda, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan omzet pedagang, serta memperkuat posisi pasar rakyat sebagai pusat perdagangan yang modern, nyaman, dan kompetitif.

(ADV/DPRD Samarinda)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Dewan Minta Pemkot Samarinda Tak Buru-buru Menerapkan Kebijakan Parkir Berlangganan

29 June 2026 - 06:53 WITA

Trending on Advertorial