Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

Advertorial

Krisis Guru di Samarinda, DPRD Desak Perbaikan SDM dan Sistem Pelatihan Pendidikan

badge-check


					Ketua Komisi IV DPRD, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Foto : Ist) Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti masalah krusial dalam dunia pendidikan, yakni kekurangan guru dan rendahnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan bahwa tantangan utama pendidikan saat ini bukan lagi soal pembangunan fisik sekolah, tetapi ketersediaan dan kualitas tenaga pengajar.

“Masalahnya sekarang bukan soal ruang kelas, tapi siapa yang akan mengajar. Jumlah guru terus berkurang karena pensiun, dan kualitasnya pun belum ditopang dengan pelatihan memadai,” ujar Novan

Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antarinstansi terkait pelatihan guru. Menurut Novan, kewenangan pelatihan yang berada di tangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), bukan di Disdikbud, menjadi penghambat serius dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

“Koordinasi ini harus segera diperkuat. Kalau tidak, pelatihan hanya jadi formalitas dan tidak menjawab kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Komisi IV DPRD mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segera merumuskan strategi jangka panjang dalam membenahi persoalan SDM pendidikan.

Novan menekankan, tanpa tenaga pendidik yang cukup dan berkualitas, tujuan pendidikan yang bermutu akan sulit tercapai.

“Sekolah bisa dibangun, fasilitas bisa ditambah, tapi tanpa guru yang andal, semua itu tidak akan maksimal. Ini yang harus jadi fokus utama ke depan,” pungkasnya. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota

20 July 2026 - 05:22 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan

18 July 2026 - 05:07 WITA

Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

17 July 2026 - 05:00 WITA

Soroti SPMB, Anhar Minta Pemerintah Berhenti Sekadar Mengganti Sistem

17 July 2026 - 04:57 WITA

Bukan Sekadar “Pak Ogah”, DPRD Dorong Relawan Lalin Naik Kelas

17 July 2026 - 04:14 WITA

Trending on Advertorial