Menu

Dark Mode
Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional Mengenang Peristiwa Kudatuli, Ananda: Demokrasi Tak Lahir di Atas Karpet Merah Kekuasaan Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

Advertorial

Abdul Rohim: Langkah Pertamina Belum Atasi Akar Masalah

badge-check


					Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto : MR) Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto : MR)

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyambut positif langkah Pertamina yang menawarkan layanan perbaikan kendaraan warga yang terdampak BBM bermasalah. Namun, dirinya menilai kebijakan tersebut belum menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

“Ini seperti kebakaran yang dipadamkan tanpa mencari tahu penyebabnya. Jika hanya memperbaiki kendaraan tanpa mengatasi sumber masalah, kerusakan serupa akan terus terjadi,” jelasnya.

Rohim sapaan akrabnya, menilai bahwa langkah Pertamina memang pantas diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab awal. Namun di sisi lain, tanggung jawab yang lebih besar terletak pada investigasi menyeluruh terhadap seluruh rantai distribusi BBM.

“Pertamina, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab, harus melakukan investigasi menyeluruh, mulai dari produksi BBM hingga distribusi di SPBU. Jika akar masalahnya tidak ditemukan, masalah ini bisa terulang kembali,” ungkap Rohim.

Lebih lanjut kata Rohim, mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk tidak hanya pasif menunggu hasil dari Pertamina, melainkan aktif membentuk tim investigasi independen.

Dirinya berharap investigasi mendalam bisa segera dilakukan agar kepercayaan publik terhadap kualitas BBM dan layanan publik bisa kembali pulih.

“Kita butuh investigasi independen. Karena faktanya, kerusakan ini tidak terjadi di semua kendaraan. Artinya ada faktor khusus yang harus ditemukan,” tandasnya.(Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Event Rutin Jadi Motor Ekonomi, Joha Fajal Dorong Samarinda Perkuat Magnet Wisata Kota

20 July 2026 - 05:22 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Bongkar Aduan SPMB, Dugaan Perubahan Radius Jadi Sorotan

18 July 2026 - 05:07 WITA

Anhar Soal SPPMB: Pemerintah Daerah Jangan Hanya Menjadi Pemadam Keluhan

17 July 2026 - 05:00 WITA

Soroti SPMB, Anhar Minta Pemerintah Berhenti Sekadar Mengganti Sistem

17 July 2026 - 04:57 WITA

Bukan Sekadar “Pak Ogah”, DPRD Dorong Relawan Lalin Naik Kelas

17 July 2026 - 04:14 WITA

Trending on Advertorial