Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Nasional

Dari Garuda Biru Jadi Garuda Hitam, Peringatan Darurat Part 2? Hashtag #IndonesiaGelap Suarakan Momok Tanah Air

badge-check


					Kolase Foto Garuda Hitam #IndonesiaGelap dan Singkatan PENTOL (Foto: Fasenews.id) Perbesar

Kolase Foto Garuda Hitam #IndonesiaGelap dan Singkatan PENTOL (Foto: Fasenews.id)

FASENEWS.ID – Baru-baru ini jagat maya diramaikan dengan kemunculan hashtag #IndonesiaGelap berupa foto berlambang Burung Garuda dengan latar berwarna hitam.

Foto ini cukup membuat rakyat Indonesia “dejavu” setelah kemunculan foto dengan lambang Burung Garuda berwarna biru yang sebelumnya pernah muncul sebagai “Peringatan Darurat” pada masa-masa pemilihan presiden.

Apakah ini menjadi tanda bahwa kondisi tanah air sedang tidak baik-baik saja?

Mungkinkah ini titik awal Peringatan Darurat part 2?

Foto Garuda Hitam Peringatan Darurat yang mulai viral hari ini (4/2/2025) berasal dari video analog horor buatan channel Emergency Alert System (EAS) Indonesia Concept.

Dulu sempat ramai dengan warna aslinya, biru.

Sekarang diubah oleh sosok di balik akun X (Twitter) @BudiBukanIntel menjadi warna hitam.

Tak hanya hashtag #Indonesia gelap dan lambang Burung Garuda, foto ini pun dilengkapi dengan beberapa tulisan yang melengkapi.

Tulisan yang tertera dalam foto tersebut tidak lain tidak bukan merupakan persoalan yang tengah menjadi “momok” di Indonesia saat ini.

“Tanah Papua dirampas demi ilusi swasembada pangan & energi,”

“Laut dipagar buat oligarki & ada HGB di atas laut,”

“Seorang ibu meninggal karena mengantre gas LPG 3 kg,”

“Pendidikan dan kesehatan bukan prioritas, BPJS ambles,”

“MBG ugal-ugalan bikin anggaran nggak stabil,”

“ASN dipersulit buat kerja karena anggaran disunat untuk MBG,”

Foto: X @BudiBukanIntel

Beberapa tulisan di atas menjadi “problem” Indonesia kini yang belum menemukan titik terang, baik solusi penyelesaiannya secara gamblang maupun kebijakan pemerintah yang mendukung.

Warganet pun berbondong-bondong menyuarakan keresahannya melalui penggunaan hashtag #IndonesiaGelap yang jor-joran lengkap dengan foto Burung Garuda hitam.

Turut serta, melalui akun X (Twitter) @barengwarga pun dibuat istilah dengan singkatan “PENTOL” untuk melengkapi bentuk protes yang ada.

PENTOL sendiri merupakan singkatan dengan penjelasan seperti di bawah ini:

POLISI DIBERESIN
Reformasi Polri, Hapus Impunitas dan Tindak Tegas Polisi Korup

ENERGI BUAT RAKYAT
Kembalikan LPG Subsidi Buat Rakyat, ESDM Jangan Bagi-bagi Tambang

NAIKKAN TARAF HIDUP RAKYAT
Jangan Potong Anggaran Pendidikan, Kesehatan, dan Transum

TUNAIKAN TUKIN DOSEN, GURU, DAN ASN
Bayarkan Hak Para Pendidik dan Penjaga Masa Depan Negeri

OUTPUT MBG DIPERBAIKI
Perbaiki/Kaji Ulang Program MBG yang Realistis dan Tepat Guna

LAWAN MAFIA TANAH DAN LENGSERKAN PEJABAT TOLOL
Berantan Mafia Tanah dan Pecat Pejabat Inkompeten dan Tone Deaf

Foto: X @barengwarga

Garuda Hitam, yang saat ini ramai-ramai dibagikan warganet di media sosial sebagai bentuk angkat suara pertama kali diunggah oleh akun X (Twitter) @BudiBukanIntel, yang mana cikal bakal foto tersebut adalah video analog horor buatan channel EAS Indonesia Concept.

Sebelum kini menjadi Garuda Hitam, aslinya foto tersebut berupa Garuda Biru, foto lambang Burung Garuda dengan latar berwarna biru.

Garuda Biru yang sempat viral di Indonesia tempo hari untuk “berisik” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar tidak tinggal diam itu pun juga dipublikasikan pertama kali oleh orang yang sama, yakni sosok di balik akun X @BudiBukanIntel pula.

Bukan tokoh-tokoh terkenal, seperti pembawa berita, komedian, atau jurnalis yang memulai gerakan ini.

Justru, gerakan tersebut lahir dari seorang figur yang sebelumnya tidak banyak diketahui, yang akhirnya menjadi pelopor perubahan besar.

Gerakan Garuda Biru yang menginspirasi lahirnya Indonesia Darurat pada 22 Agustus 2024 lalu secara tidak langsung digagas oleh sosok yang enggan membeberkan nama aslinya, namun dirinya ingin disebut saja sebagai Budi, orang pertama yang mengunggah Garuda Biru dari EAS Indonesia Concept itu melalui akun X-nya. (apr)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas

2 July 2026 - 06:50 WITA

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN:  Rekayasa Mitra hingga Mark Up Anggaran

3 June 2026 - 17:05 WITA

Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Baru Dicopot Presiden

2 June 2026 - 17:59 WITA

Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala BGN

2 June 2026 - 16:11 WITA

MK Tegaskan Sanksi Tegas Parpol Tak Penuhi Kuota 30% Perempuan

26 May 2026 - 10:57 WITA

Trending on Nasional