Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Advertorial

Melestarikan Budaya: Dispora Kaltim Perkenalkan Olahraga Tradisional kepada Anak-Anak Muda

badge-check


					Sepeda Ontel/Foto: IST Perbesar

Sepeda Ontel/Foto: IST

FASENEWS.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memperkenalkan beberapa olahraga tradisional sebagai upaya untuk mencegah kecanduan gadget di kalangan anak muda, terutama pelajar SD dan SMP.

Olahraga tradisional tidak hanya sebagai upaya pencegahan, tetapi juga dinilai mampu memberikan para pelajar di usia dini pengalaman mengenai warisan budaya.

Berbagai jenis olahraga tradisional ditawarkan, seperti gasing, sumpit, dan sepeda ontel.

Dispora Kaltim menilai perlunya tempat rutin sebagai fasilitas untuk mendukung pelestarian olahraga tradisional yang diperkenalkan kepada anak-anak.

Oleh karena itu, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Sugiarta, pihaknya telah menyediakan fasilitas di Kawasan Olahraga GOR Kadrie Oening.

Di tempat itu tersedia lapangan khusus untuk berbagai permainan, seperti sumpit dan lainnya.

“Setiap akhir pekan, kami akan mengundang komunitas olahraga tradisional untuk menampilkan atraksi yang bisa disaksikan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya olahraga tradisional, diharapkan bisa menarik masyarakat yang sering menghabiskan waktu untuk berolahraga di GOR Kadrie Oening Samarinda.

Selain itu, ada lebih banyak inisiatif dari Dispora Kaltim, dengan merencanakan untuk mengunjungi sekolah-sekolah dan mengenalkan berbagai olahraga tradisional.

Anak-anak usia SD dan SMP menjadi target utama dari program ini.

“Di usia itu, mereka lebih open (terbuka) untuk permainan tradisional,” ucapnya. (adv)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Novan Tekankan Pentingnya Percepatan Program Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

3 July 2025 - 13:27 WITA

Dewan Bakal Panggil Sekolah Yang Ketahuan Lakukan Praktik Jual Beli Buku

3 July 2025 - 13:13 WITA

Ismail Latisi Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Perhatian Pada Warga Sumur Batu

2 July 2025 - 12:42 WITA

Warning Ismail Latisi ke Sekolah: Tidak Boleh Mewajibkan Siswa Membeli Buku Pelajaran

2 July 2025 - 12:16 WITA

Ketimpangan Alokasi Anggaran Pendidikan Dipusat Kota dan Pinggiran Jadi Sorotan DPRD Samarinda

2 July 2025 - 07:34 WITA

Trending on Advertorial