Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Nasional

Keppres IKN – Jokowi Bilang Bisa Ditandatangani Presiden Selanjutnya, Tapi Dasco Sebut Prabowo Masih Sibuk

badge-check


					Ketua Harian DPP Partai Gerinda Sufmi Dasco Ahmad/Foto: Ist Perbesar

Ketua Harian DPP Partai Gerinda Sufmi Dasco Ahmad/Foto: Ist

FASENEWS – Saat ini Keputusan Presiden (Keppres) mengenai Pemindahan Ibu Kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) belum ditandatangani.

Sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa penandatanganan Keppres IKN seharusnya ditandatangani oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, hal ini disampaikan saat dirinya hadir pada acara Nusantara Fun Run 2024 di IKN pada (6/10/2024).

“Ya mestinya begitu, Presiden yang baru, Pak Prabowo,” ujarnya.

Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian Partai Gerinda yang sekaligus Wakil Ketua DPR RI  pun memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Jokowi tersebut soal Keppres IKN.

“Oh iya, itu kan memang begitu,” katanya.

Dirinya juga memastikan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) akan ditandatangani oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, dan akan dikaji oleh Prabowo sebelum ditandatangani.

“Jadi mengenai Keppres Pemindahan IKN itu masih dikaji untuk waktu yang tepat. Karena pada saat ini Pak Prabowo masih sibuk untuk menyusun, mengkaji Keppres kementerian-kementerian yang sebentar lagi sudah pada saatnya akan diumumkan,” ucap Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, (7/10/2024).

Dasco menyatakan bahwa dirinya tidak dapat memastikan apakah Keppres pemindahan ibu kota akan ditandatangani setelah Prabowo dilantik.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa pemindahan ibu kota bukan perkara mudah, banyak aspek yang harus dipikirkan, dengan infrastruktur yang matang, semua fasilitas harus siap, serta pembangunan ekosistem, tidak hanya tentang fisiknya saja.

“Sekali lagi saya sampaikan, memindahkan ibu kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja, tapi membangun ekosistemnya itu yang perlu, dan ekosistem itu harus jadi, sehingga kalau yang namanya kita pindah itu rumah sakit siap karena itu dibutuhkan, pendidikan untuk anak-anak kita juga siap, sekolah artinya juga dibutuhkan, dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, sampai universitas,” ungkap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa pusat keramaian di IKN harus dihidupkan seperti restoran, warung-warung untuk memastikan terkait logistik.

Selanjutnya diketahui bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto akan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal (20/10/2024). (naf)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Megawati Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei

3 March 2026 - 12:35 WIB

Pimpin Konsolidasi Internal PDI Perjuangan Kaltim, Hasto Kristiyanto: Kembalikan Kalimantan Sebagai Paru-Paru Dunia

2 February 2026 - 10:24 WIB

Pilkada Melalui DPRD Bisa Dilakukan Jika Revisi UU Pilkada

15 January 2026 - 11:30 WIB

PDI Perjuangan Kaltim Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

14 January 2026 - 11:38 WIB

Ananda Emira Moeis Menilai Rakernas PDI Perjuangan Jadi Momentum Konsolidasi, Refleksi Sejarah, dan Penegasan Sikap Politik

12 January 2026 - 15:57 WIB

Trending on Politik