Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Daerah

Dampingi Andi Harun di Pilkada Samarinda, Saefuddin Zuhri Sudah Siap Mundur Sebagai Anggota DPRD

badge-check


					Saefuddin Zuhri saat diwawancara pada Selasa (27/8/2024)/ Foto: fasenews.id Perbesar

Saefuddin Zuhri saat diwawancara pada Selasa (27/8/2024)/ Foto: fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Saefuddin Zuhri sudah siap mengarungi kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sebagai bakal calon wakil walikota Samarinda untuk mendampingi Andi Harun. Menjalankan periode kedua kepemimpinannya jika terpilih nanti.

Rekomendasi dukungan dari sejumlah partai politik telah mereka kantongi.

Setidaknya sudah ada 9 partai politik yang memberikan rekomendasi dukungan pada pasangan calon ini.

Terbaru dari PDI Perjuangan, rekomendasi dukungan diserahkan secara langsung Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Ananda Emira Moeis, Selasa 27 Agustus 2024.

Diketahui Saefuddin Zuhri merupakan kader partai Nasdem, dia kembali duduk sebagai anggota DPRD Kaltim pada Pemilihan Legislatif beberapa bulan lalu.

Sejatinya, dirinya bakal dilantik sebagai anggota DPRD Kaltim pada 2 September mendatang.

Dengan perkembangan politik ini, Saefuddin Zuhri harus menentukan pilihan.

Dalam PKPU Nomor 8 Tahun 2024 diatur perihal pencalonan, calon kepala daerah yang memiliki jabatan di legislatif. Harus memundurkan diri ketika hendak mencalonkan diri,baik sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Proses pelantikan (DPRD Kaltim) tentunya harus ada pilihan, pilihannya mundur, kami sudah persiapkan harus mundur,”ungkapnya saat dikonfirmasi.

Pilihan itu tentunya berkonsekuensi. Dirinya harus meletakkan posisinya sebagai anggota DPRD Kaltim. Kendati terpilih atau tidak sebagai wakil walikota bersama Andi Harun.

Bagi dia hal ini merupakan keputusan sebagai prinsip yang harus diambil.

“Pilihan harus dipandang sebagai kerakyatan, kita harus punya prinsip,”pungkasnya. (fran)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi

26 April 2026 - 09:04 WITA

Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan

26 April 2026 - 08:41 WITA

Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

22 April 2026 - 16:12 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214

21 April 2026 - 14:58 WITA

Trending on Daerah