Menu

Dark Mode
Bakal Ada Tambahan Kuota P3K di Kukar Sebanyak 5.776 Orang, 574 Diantaranya Tenaga Guru Gerimis Tak Jadi Penghalang Pengambilan Sumpah 2.300 Pegawai P3K di Lingkup Pemkab Kukar Kunjungi 5 Balita Penderita Stunting Dari Muara Enggelam, Pemkab Kukar Komitmen Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemkab Kukar Capai Target Program 25 Ribu Nelayan Produktif

Daerah

Diusung Banyak Partai, Andi Harun: Bukan By Desain, Ini Berkesesuaian dengan Kehendak Masyarakat

badge-check


					Andi Harun dan Saefuddin Zuhri saat menerima SK Rekomendasi PDI Perjuangan, Selasa (27/8/2024)/ Foto: fasenews.id Perbesar

Andi Harun dan Saefuddin Zuhri saat menerima SK Rekomendasi PDI Perjuangan, Selasa (27/8/2024)/ Foto: fasenews.id

FASENEWS.ID, SAMARINDA – Partai politik ramai-ramai memberikan rekomendasi dukungan pada bakal pasangan calon Andi Harun – Saefuddin Zuhri untuk di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Samarinda.

Hingga sore ini, Selasa 27 Agustus 2024, bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Samarinda Andi Harun – Saefuddin Zuhri sudah mengantongi dukungan dari 9 partai politik. Menyisakan partai Golkar.

Sebelumnya rekomendasi dukungan itu datang dari PKS, kemudian PAN, PKB, Nasdem, PPP, Demokrat, Gelora, kemudian Gerindra, terbaru PDI Perjuangan.

Andi Harun bilang keputusan partai politik dapat dikualifikasi berkesesuaian dengan kehendak dan keinginan masyarakat.

“Dari hasil riset politik dan survei dari lembaga survei, mengindikasikan keinginan kuat untuk meminta saya mencalonkan kembali bersama figur calon pasangan saya,”beber Andi Harun.

Namun dari itu pula lanjut petahana ini, menjadi tanggungjawab dirinya serta partai politik pengusung meletakkan ini sebagai sebuah amanah esensial dalam rangka memberikan kemanfaatan kepemimpinan lima tahunan kedepan untuk kota Samarinda.

“Apabila masyarakat dan kehendak tuhan menempatkan kami berdua sebagai walikota dan wakil walikota,”jelasnya.

Pilkada Samarinda di Ambang Kotak Kosong

Dukungan mayoritas partai politik membuka peluang hadirnya calon tunggal atau kotak kosong di Pilkada Samarinda. Kini menyisakan partai Golkar yang belum bersikap.

Jika Partai Golkar memberikan dukungan pada pasangan calon ini, hadirnya calon tunggal semakin lebar.

Peluang lainnya adalah partai non parlemen. Sebab Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memberi ruang partai nonparlemen memungkinkan untuk memunculkan bakal pasangan calon lainnya. Tetapi harus memenuhi persentase 7,5 persen suara sah dari gabungan partai.

Andi Harun menjelaskan, pihaknya tidak pernah mendesain hadirnya kotak kosong.

“Kita sangat menghormati ruang demokrasi itu. Kita tidak pernah mengambil langkah yang mengarah kesana (kotak kosong). Bahkan kita mendorong, kalau bisa jangan ada kotak kosong di kota Samarinda. Kalau bisa,”

“Tapi sepenuhnya kembali pada kebijakan partai politik, yang penting tidak didesain untuk memborong partai, karena itu menganggu penguatan demokratisisasi menjadi kehendak publik sebenarnya,”pungkasnya. (fran)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

INSKA FEST 2026 Hadir sebagai Ruang Ekspresi Kreatif Pelajar Samarinda

26 February 2026 - 11:45 WIB

Pimpin Konsolidasi Internal PDI Perjuangan Kaltim, Hasto Kristiyanto: Kembalikan Kalimantan Sebagai Paru-Paru Dunia

2 February 2026 - 10:24 WIB

PDI Perjuangan Kaltim Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

14 January 2026 - 11:38 WIB

Ananda Emira Moeis Menilai Rakernas PDI Perjuangan Jadi Momentum Konsolidasi, Refleksi Sejarah, dan Penegasan Sikap Politik

12 January 2026 - 15:57 WIB

Refleksi HUT PDI Perjuangan, Iswandi Sebut Partai Tetap Kokoh Usai Pemilu 2024

11 January 2026 - 15:42 WIB

Trending on Politik