Menu

Dark Mode
Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan Dadan Soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: Sekadar Simulasi, Bukan Kebutuhan Riil Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Menangis Saat Ditahan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Siap Gulirkan Hak Angket Sebagai Respon Tuntutan Masa Aksi 214 Hadiri Konsolidasi PDIP Berau, Dua Hal Ini yang Ditekankan Ananda Moeis

Daerah

Di TMP Samarinda, Ada Massa Deklarasi Relawan Kotak Kosong! Sebut Soal Kegagalan Partai Politik 

badge-check


					Pihak dari Relawan Kotak Kosong saat diwawancara di TMP Samarinda, Sabtu (2/8/2024)/ Foto: Fasenews.id Perbesar

Pihak dari Relawan Kotak Kosong saat diwawancara di TMP Samarinda, Sabtu (2/8/2024)/ Foto: Fasenews.id

Fasenews.id –  Bertempat di Taman Makam Pahlawan Samarinda, puluhan orang mengenakan baju hitam gelar deklarasi “Relawan Kotak Kosong”, Sabtu (3/8/2024).

Saat tim redaksi datang ke lokasi, terlihat ada beberapa pria sudah mengenakan kaos oblong berwarna hitam, dengan tulisan di dada “Kotak Kosong”.

Saat itu, salah seorang pria tengah membacakan sebuah petisi sehubungan dengan dilakukannya Deklarasi Relawan Kotak Kosong itu.

“Bahwa sistem pilkada dipilih langsung oleh rakyat adalah cara terbaik untuk melakukan seleksi kepemimpinan daerah, maka berbagai upaya untuk mengurangi hakekat dari sistem pemilihan langsung secara murni ini haruslah dicegah karena bertentangan dengan hati nurani rakyat,” demikian sebagaimana dibacakan.

Lebih lanjut, dalam rilisnya kepada media, Humas dari Relawan Kotak Kosong, Edi Susanto sampaikan bahwa jika kotak kosong benar-benar terjadi dalam Pilkada Serentak di Kaltim pada 2024 ini, maka bisa dinilai bahwa partai politik gagal dalam memberikan pilihan kepala daerah kepada rakyat,

“Selain itu, juga tanda mundurnya proses demokrasi di kaltim sebagai calon Ibukota Negara,” ucapnya.

Eko Susanto pun sampaikan bahwa pihaknya meminta agar kotak kosong tak terjadi di Kaltim.

“Hentikan fenomena Bencana Demokrasi calon tunggal yang menjadi pilihan kandidat

untuk menang pilkada. Pemimpin yang dihasilkan dari calon tunggal tidak sebanding dengan biaya pilkada,” ucapnya.

Di akhir, ia mengajak masyarakat untuk turut serta aktif mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu termasuk tahapan penghitungan agar tidak terjadi manipulasi penghitungan suara. (as) 

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Agus Suwandi Optimis Pesut Etam Bawa Pulang Trofi

26 April 2026 - 09:04 WITA

Menagih Janji Hibah Lahan Pemakaman PT BBE, Dewan Soroti Keseriusan Perusahaan

26 April 2026 - 08:41 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Bungkam Usai Masa Aksi 214 Dipukul Mundur

21 April 2026 - 19:33 WITA

Ananda Emira Moeis Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masa Aksi 214

21 April 2026 - 14:58 WITA

Rudy Mas’ud Buka Peluang Dialog dengan Demonstran, Tergantung Situasi Lapangan

20 April 2026 - 15:04 WITA

Trending on Daerah