Menu

Dark Mode
768 Pasang Pemain Siap Adu Strategi di Samarinda Domino Series 4, Road to Liga Pro Konferda PA GMNI Kaltim Digelar di Kutim, 10 DPC Disiapkan Menyatukan Gagasan untuk Masa Depan Daerah Moment Kemerdekaan, Ananda Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pendiri Bangsa Ratusan Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Ujian Serius bagi Standar Keamanan Program Gizi Nasional DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

Advertorial

UMKM dan Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Pilar Baru Ekonomi Samarinda

badge-check


					Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah

SAMARINDA – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bersama ekonomi kreatif diproyeksikan menjadi fondasi baru pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda di masa depan.

Potensi besar yang dimiliki kedua sektor ini mendorong DPRD Kota Samarinda untuk merumuskan regulasi strategis guna memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa kehadiran payung hukum yang komprehensif menjadi kebutuhan mendesak.

Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan arah yang jelas, menciptakan kepastian usaha, serta memperkuat ekosistem pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

“UMKM di Samarinda memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal dan didukung kebijakan yang tepat,” ujar Helmi, Senin (18/5/2026).

Ia menyoroti bahwa pertumbuhan jumlah UMKM di Samarinda terus menunjukkan tren positif. Namun, akselerasi tersebut belum sepenuhnya diiringi kebijakan yang mampu mendorong peningkatan kualitas dan daya saing usaha secara menyeluruh.

Dalam rancangan regulasi yang tengah dibahas, DPRD tidak hanya menyiapkan dasar hukum semata, tetapi juga kerangka penataan sektor ekonomi kreatif yang lebih tertib, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbagai langkah penguatan turut diusulkan, mulai dari pemetaan potensi usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses permodalan, hingga penyediaan ruang kreatif bagi pelaku usaha.

Lebih jauh, Helmi menekankan pentingnya diversifikasi struktur ekonomi daerah agar tidak bergantung pada sektor sumber daya alam. Penguatan ekonomi kreatif dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sejumlah subsektor disebut memiliki prospek cerah untuk dikembangkan di Samarinda, di antaranya kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, animasi, film, aplikasi digital, hingga gim.

Khususnya pada subsektor kuliner dan kriya, peluang pasar dinilai sangat menjanjikan, ditopang oleh besarnya pasar lokal serta kedekatan geografis dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dukungan pemerintah daerah melalui kemudahan akses permodalan dan fasilitasi usaha menjadi kunci agar pelaku UMKM dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain berkontribusi terhadap peningkatan PAD, penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam menekan angka pengangguran di Kota Samarinda.

(Fran/ADV)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

DPRD Dorong Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik dan Etalase UMKM

7 August 2026 - 18:49 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kantor Pemerintahan Jadi Ruang Kerja Bebas Vape

6 August 2026 - 19:08 WITA

DPRD Samarinda Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas, Tak Lagi Sekadar Tempat Jual Beli

4 August 2026 - 19:04 WITA

Terowongan Samarinda Tinggal Menunggu “Lampu Hijau”, DPRD Tekankan Keselamatan Sebelum Dibuka

4 August 2026 - 08:33 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dapur Gizi Jadi Etalase Produk Lokal

3 August 2026 - 08:08 WITA

Trending on Advertorial