Menu

Dark Mode
Sehari Melepas Gawai, Menemukan Diri di Rimba Samarinda Merawat Pertiwi, DPC PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah di Kawasan Folder Kronologi Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University Sempat Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp Sebelum Tak Bisa Dihubungi Megawati Pimpin Langkah Strategis PDI Perjuangan Hadapi Ancaman El Nino, Ketahanan Air dan Pangan Jadi Prioritas Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

Advertorial

Standar Rumah Aman Dianggap Belum Maksimal, DPRD Samarinda Minta Evaluasi

badge-check


					Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist) Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas rumah aman bagi korban kekerasan yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA).

Ia menilai, meskipun secara konsep sudah baik, realisasi layanan di lapangan masih perlu diperkuat, terutama dari sisi keamanan dan akses layanan dasar.

“Rumah aman ini sudah menjadi langkah maju, tapi masih butuh peningkatan, terutama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi korban, khususnya perempuan dan anak yang mengalami trauma,” ujar Puji.

Ia mengusulkan agar sistem pengamanan rumah aman ditingkatkan, tidak hanya mengandalkan petugas biasa, tetapi juga melibatkan aparat kepolisian demi perlindungan yang lebih menyeluruh.

Selain keamanan, Puji juga menekankan pentingnya konektivitas rumah aman dengan layanan kesehatan dan pendidikan. Menurutnya, rumah aman seharusnya tidak hanya menjadi tempat berlindung sementara, tetapi juga mendukung proses pemulihan secara menyeluruh.

“Korban kekerasan butuh lebih dari sekadar tempat tinggal. Mereka juga butuh akses ke layanan psikologis, kesehatan, dan pendidikan agar bisa pulih dan bangkit,” jelasnya.

Puji berharap DP2PA terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar rumah aman di Samarinda benar-benar berfungsi optimal sebagai ruang perlindungan dan pemulihan korban kekerasan. (Adv/MR)

Facebook Comments Box

Baca Selengkapnya

Hearing Varia Niaga Ditunda, DPRD Samarinda Siapkan ‘Peta Merah-Kuning-Hijau’ untuk Bedah Kinerja Perusahaan

30 June 2026 - 23:05 WITA

DPRD Samarinda Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Tekan Beban TPA Lewat Daur Ulang

30 June 2026 - 23:01 WITA

Gangguan PLTGU Picu Pemadaman Bergilir, Langkah Pemulihan Harus Dipercepat Demi Selamatkan Aktivitas Ekonomi

30 June 2026 - 22:38 WITA

DPRD Samarinda Ragukan Target Laba BPR Rp2,7 Miliar, Meski Kinerja Terus Membaik

29 June 2026 - 23:12 WITA

Kebakaran Gang Mawar Jadi Alarm Penataan Permukiman, DPRD Samarinda Dorong Solusi Jangka Panjang

29 June 2026 - 23:07 WITA

Trending on Advertorial